Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

Gerakan Sungai Bersih, Kolaborasi Kepedulian BUMN, Pemko Padang dan Pegiat Terhadap Lingkungan

Dibaca : 317

Padang, Prokabar — Berangkat dari kegelisahan dan kekhawatiran melihat kondisi sungai dan pantai di Kota Padang yang tingkat pencemarannya makin parah, Komisaris Utaman Bank Rakyat Indonesia (BRI), Andrinof A Chaniago menginisiasi sebuah gerakan sosial, yaitu Gerakan Sungai Bersih.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak enam BUMN yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Sungai Bersih ini, diantaranya BRI, Pegadaian, Telkom Indonesia, Pertamina, Angkasa Pura II dan Pelindo II.

Andrinof mengatakan bahwa ini akan melaksanakan aksi pada Minggu (29/7) di Sungai Batang Arau Padang, dengan puncak acara di lapangan di pinggir sungai. Namun sebelum itu, semua unsur akan melakukan aksi pemungutan sampah di Sungai Batang Arau dengan menggunakan sejumlah perahu motor.

“Sungai adalah aset bersama yang dapat memberi manfaat jika air dan lingkungan nya bersih dari sampah. Kegiatan ekonomi dari sektor wisata tentunya akan tumbuh jika kondisi sungai bersih, hal tersebut terlihat di sejumlah negara lain yang telah lebih dahulu memanfaatkan sungai sebagai tempat rekreasi dan sejumlah usaha pariwisata seperti, kuliner, sewa perahu, spot foto dan lainnya,” ungkap Andrinof saat persiapan Gerakan Sungai Bersih, Sabtu (21/7).

Lebih lanjut, ia mengutarakan keprihatinan melihat kondisi sungai di Indonesia yang saat ini tingkat pencemarannya mencapai angka 70 persen. Penyebabnya adalah minimnya kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan pemahaman atas manfaat sungai yang bersih sehingga perilaku manusia menjadi penyumbang terbesar pencemaran sungai dan pantai di Indonesia.

“Kita perhatikan, saat ini hampir semua muara sungai penuh sampah. Kondisi ini tentunya telah menghilangkan banyak peluang, dari kesempatan untuk anak-anak tumbuh dengan lingkungan sehat, perkembangan spesies ikan yang menjadi sumber penghasilan hingga usaha wisata yang menjadi sumber PAD bagi pemko,” terangnya.

Untuk itu dirinya berharap dengan adanya gerakan ini, menimbulkan keinginan dan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar, serta memberikan edukasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjadikan sungai bersih, indah dan nyaman untuk melakukan aktivitas.

Sementara itu, Ketua Panitia Gerakan Sungai Bersih,  Syafiawati menjelaskan bahwa aksi tanggal 29 Juli nanti akan melibatkan masyarakat dari enam kelurahan yang berada ditepian Sungai Batang Arau Padang.

“Beberapa hari sebelum acara puncak panitia akan melakukan pra kegiatan bersama tokoh-tokoh warga dan pemuka agama. Pra kegiatan ini juga akan melibatkan unsur-unsur aparat,” ungkap Syafriawati yang akrab dipanggil Bundo di kalangan pegiat. (hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top