Padang, Prokabar — Bertempat di lapangan Porkab Nanggalo Kelurahan Kurao Pagang. Lanjutan Grup B Liga Askot PSSI Padang menyajikan pertandingan menarik. kesebelasan Gema FC berhasil meraih kemenangan keduanya, usai menumbangkan tim Permata Diesel Inter Minang dengan skor 1-0., Minggu (6/6).
Pertandingan yang berlangsung di lapangan Porkab Nanggalo ini menarik perhatian penonton, karena memang sebagian besar dihuni pemain muda hasil dari pembinaan selama ini.
Keduanya pun menyuguhkan permainan aktraktif, dengan saling silih berganti menyerang menggunakan pola 4-3-3. Gol Gema fc terjadi pada pertengahan babak pertama melalui tendangan bebas di luar kotak penalti oleh penyerang kiri luar Alil Alum, yang bersarang di sisi kanan kiper.
Tembakan striker asal papua bernomer punggung 2 ini bersarang tajam di tiang jauh, dan tidak dapat dijangkau kiper Permata Diesel Inter Minang. Skor 1-0 bertahan hingga berakhir babak pertama.
Peluang terbaik Inter Minang ada di menit ke 12, setelah kegagalan kontrol bola pemain belakang Gema FC mampu menciptakan skrimit di depan gawang, namun akibat kurang tenangnya para pemain dalam situasi kemelut, gol pun gagal tercipta.
Di babak kedua, Gema FC mengambil inisiatif menyerang, sejak menit awal Tercatat 5 peluang gagal dikonversi menjadi gol oleh anak asuh duet pelatih Doni Marta dan Coach Zal.
Sementara Inter Minang juga mampu memberikan perlawanan melalui serangan balik. Tercatat dua peluang inter padang mampu mengarah ke atas mistar Gema fc yang di jaga Fahri.
Hingga peluit di bunyikan, skor akhir 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Gema FC. Dengan perolehan tiga poin ini, hasil ini membuat Gema FC merangsek ke tiga besar dengan raihan tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu imbang.
“Alhamdulillah anak-anak bermain sangat disiplin. Mereka mampu menguasai permainan. Namun, penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah tim kami yang harus diperbaiki dalam sesi latihan rutin. Meskipun demikian atas nama manejer kami ucapkan terimakasih banyak kepada seluruh jajaran pelatih dan pemain. Semoga tren positif mampu dipertahankan sehingga target bertahan divisi utama tahun depan dapat tercapai,” Terang Dasrul Manajer tim asal kampung alai kelurahan Kapalo Koto Kecamatan Pauh ini.
Sementara Arif, Owner Permata Diesel Inter Minang menyampaikan rasa puasnya terhadap penampilan anak-anak kali ini. Meski kekalahan ini merupakan yang ke empat kalinya diderita oleh tim yang dibentuk sejak 1 Maret 2020 lalu.
“Secara ball possession permainan, mungkin 40-60 untuk keunggulan Gema FC. Namun hasil kalah tipis ini menunjukkan ada kemajuan di setiap lini, terutama secara organisasi permainan. Memperkuat kerjasama terutama di sepertiga terakhir lapangan ketika melakukan serangan ke pertahanan lawan jadi evaluasi, sebelum menghadapi PSTS dua pekan kedepan,” Sebut Owner PD Inter Minang Arif.
Lebih lanjut Arif menambahkan, pada pemain di tim Inter Minang kali ini murni merupakan hasil pembinaan, dari latihan selama satu tahun tiga bulan sejak dibentuk 1 Maret 2020 lalu.
Tak kurang 35 pemain terdaftar sebagai pemain Primavera Permata Diesel Inter Minang kelahiran 2004 hingga 1999. 22 diantaranya merupakan pemain yang didaftarkan ke kompetisi, dengan tiga tambahan pemain senior.
Manajemen tidak menetapkan target lolos Divisi teratas Liga Askot PSSI Kota Padang pada musim depan. Namun lebih mengedepankan memberikan jam terbang kepada para pemain sehingga lebih terasah di ajang kompetisi yang sebenarnya seperti Liga Askot PSSI Kota Padang ini.
Permata Diesel Inter Minang merupakan satu dari tiga tim asal kecamatan Lubuak Bagaluang, selain Cangkeh Putra dan Gaung Putra. (adh)
















