Trending | News | Daerah | Covid-19

Wisata

Gedung TBO Sawahlunto Dicalonkan Jadi Warisan Budaya Dunia

Dibaca : 388

Sawahlunto, Prokabar – Tim International Council on Monuments and Sites (ICOMOS) mengawali tinjauan otentisitas di Tambang Batubara Ombilin (TBO) Sawahlunto, untuk dijadikan Warisan Budaya Dunia oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).

Ketua Tim ICOMOS, Sarah Janes mengatakan tim melihat fakta di lapangan, pengelolaannya, pihak-pihak yang terkait, bagaimana koordinasinya dan telah sejauh mana, integritas, komitmen, otentisitas, melihat batasan-batasan daerah TBO.

ICOMOS juga akan melihat teknis penambangannya, untuk menilai teknologi yang digunakan sehingga membuatnya unik di antara situs lain di dunia. Hasil penilaian, nanti akan dijadikan pertimbangan utama UNESCO untuk memutuskan TBO patut ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia.

“Penilaian fokus pada aspek otentisitas dan pengelolaan situs serta teknologi digunakan TBO yang membuatnya unik,” katanya di Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto, Rabu 5 September 2018.

“Saya menyadari penominasian ini merupakan buah komitmen dan pengerahan sumber daya dari banyak pihak. Saya harap setelah kunjungan singkat kami ini, TBO semakin dekat dengan tujuan dan situs ini menjadi warisan budaya dunia,” sambungnya.

Sejak 2 September 2018, tim ICOMOS telah mensurvei beberapa lokasi yakni pelabuhan Ema Haven kini Teluk Bayur sebagai situs muat dan angkut batubara juga alur kereta api Kayu Tanam Pariaman, Padangpanjang dan Solok yang termasuk dalam situs transportasi penambangan.

Sekretaris Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams menyampaikan, sebagian dari asset TBO telah dikembangkan menjadi objek wisata. Sejarah Tambang Batubara Ombilin telah menjadikan pembauran budaya. Begitu pula adanya pembauran dialek bahasa yang menjadi ciri khas Sawahlunto. “Sawahlunto sangat siap menjadikan TBO sebagai warisan budaya dunia,” ujarnya.(*/kp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top