Film

Film ‘Hayya The Power of Love 2’ Refleksi Luka Anak Palestina

Foto Beb - Pemain 'Hayya The Power of Love 2' bersama sutradara dan eksekutif produser

Jakarta, Prokabar — Sukses dengan film sebelumnya ‘212 The Power of Love’, Produksi Warna Pictures kembali mempersembahkan film drama keluarga ‘Hayya The Power of Love 2’.

Film yang akan tayang 19 September mendatang ini jadi film Indonesia pertama yang mengambil latar konflik yang terjadi di Palestina.

Poster 'Hayya The Power of Love' tayang 19 September mendatang

Poster ‘Hayya The Power of Love’ tayang 19 September mendatang

Bercerita tentang seorang jurnalis bernama Rahmat (diperankan Fauzi Baadila) yang dihantui perasaan bersalah dan dosa di masa lalu. Pria berusia 32 tahun ini memutuskan jadi relawan kemanusiaan hingga membawanya ke daerah konflik Palestina.

Di tengah kegiatan kemanusiaan bersama sahabatnya Adin (diperankan Adhin Abdul Hakim), Rahmat menyelamatkan seorang anak yatim piatu bernama Hayya (diperankan Amna Hasanah Sahab).

Hubungan keduanya menjadi sangat dekat, hingga suatu hari Rahmat harus kembali ke Indonesia karena hendak menikah dengan Yasna (diperankan Meyda Sefira). Hayya yang tidak ingin kehilangan Rahmat melakukan aksi nekad di luar dugaan.

Disinilah emosi penonton mulai dimainkan. Jastis Arimba, sang sutradara memberikan alur tak terduga. Ditambah kehadiran YouTubers Ria Ricis membuat suasana haru dan menegangkan bersatu dengan karakter komedinya.

“Film ini adalah film sequel dari sebelumnya, dimana perasaan emosi penonton dimainkan disini. Ada lucu, haru, bahagia serta konflik jadi satu. Saya sangat terharu dengan para cast yang memainkan karakternya sepenuh hati,” ucap Jastis usai acara press screening di XXI Epicentrum.

Saat menjelaskan tentang bagaimana proses syuting film di Palestina, suara Jastis terdengar memberat. Jastis tak kuasa menahan emosi harunya ketika teringat anak-anak Palestina yang dilihatnya saat itu.

“Ingat anak-anak kita yang bisa bermain bahagia di negara ini. Tapi di Palestina, mereka punya trauma hebat. Bahkan mereka harus jadi yatim piatu karena orangtuanya menjadi korban konflik. Film inilah yang membuat kami ingin menyebarkan dan menumbuhkan rasa peduli untuk korban Palestina,” tambah Jastis.

Instagram - Pemain dan kru film produksi Warna Picture di lokasi syuting

Instagram – Pemain dan kru film produksi Warna Picture di lokasi syuting

Senada dengan ucapan sutradara, Oki Setiana Dewi dan Erik Yusuf (Produser Eksekutif) pun berharap dengan film ini menjadi pengingat bagi penonton.

“Film ini bertujuan untuk menumbuhkan empati bagi kita semua. Mengembalikan kita sebagai manusia dan peduli dengan sesama salah satunya adalah Palestina,” sambung Erik.

“Persoalan Palestina ini harus kita sebarkan. Mudah-mudahan lewat film ini ingatan kita terpatri terus untuk peduli pada saudara kita di Palestina,” pungkas Oki yang turut serta berangkat ke Palestina. (beb)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top