Daerah

Festival Lansek Manih II Siap Pecahkan Rekor Muri

Sinjunjung, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Sijunjung akan kembali merencanakan untuk meraih rekor MURI pada tiga kegiatan Festival Lansek Manih II, yang akan digelar tanggal 12 Februari mendatang.

Kegiatan ini merupakan upaya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini, mengembangkan serta membudayakan tradisi dan produk lokal, sejalan dengan upaya untuk mempromosikan wisata di Kabupaten Sijunjung yang baru saja ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional.

Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Syamsul Bahri mengatakan, kegiatan ini sekaligus mendorong keterlibatan seluruh masyarakat dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Sijunjung ke-70.

Lebih lanjut ia mengatakan, Ketiga rekor tersebut yakni, Pertama, penampilan 1.000 kreasi anak PAUD yang dilaksanakan dalam bentuk karnaval, diikuti oleh sekitar 5.000 anak PAUD berpakaian unik sesuai kreatifitas anak bersama tenaga Pendidik di masing-masing lembaga.

Kedua, Pergelaran Tari Piring oleh penari terbanyak yang diikuti oleh sekitar 3.000 penari, diiringi talempong pacik utusan dari masing-masing jorong, Organisasi Perangkat Daerah dan Sekolah.

“Ketiga, Lomba menyajikan lamang ubi oleh jorong terbanyak, pada kegiatan ini masing-masing utusan menyajikan beraneka macam sajian lamang ubi dengan bentuk rasa yang berbeda (Original, Strobery, Nanas, Keju, Durian, Sayuran),” ungkapnya.

Pencapaian rekor MURI bagi Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, sudah memasuki tahun ke 4, dimana sebelumnya secara berturut turut telah sukses dalam Kegiatan Cipta Lagu PAUD terbanyak oleh pendidik PAUD.

Serta, Pembuatan APE bahan dasar limbah dan tahun 2018 lalu melukis terpanjang oleh Anak Usia Dini, yang bersamaan dengan kegiatan Prosesi Budaya menumbuk padi secara tradisional menggunakan lesung dan alu terbanyak yang juga sukses meraih rekor MURI.

Pihaknya optimis untuk meraih rekor MURI tahun ini, sebab kegiatan ini masuk ke dalam rangkaian agenda Kabupaten dan secara teknis ditangani tiga OPD yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Pangan dan Perikanan.

“Sampai saat ini berbagai persiapan telah dilakukan, baik oleh pendidik di lembaga PAUD, maupun oleh masyarakat di masing-masing jorong dan tidak ketinggalan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga nuansa Hari Jadi betul-betul dirasakan sampai ke tingkat masyarakat,” terangnya. (*/hdp)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top