Jakarta, Prokabar – Fadli Zon meminta maaf atas komentarnya terkait dengan Ratna Sarumpaet. Dalam twitternya Fadli Zon mengaku mendapatkan informasi langsung dari Ratna Sarumpaet. Fadli langsung mengontak Ratna untuk menjawab pertanyaan media.
“Karena telah ada berita yang bersumber dari seorang netizen, maka pers bertanya. Saya minta konfirmasi Bu RS yang sebelumnya cerita bahwa ia memang dianiaya,” tulis Fadlizon.
Selanjutnya dilakukan pertemuan antara Prabowo dengan Ratna Sarumpaet yang dihadiri oleh beberapa orang tokoh, termasuk Fadli Zon.
“Respon spontan atas cerita Bu RS ini menggugah saya dan kemudian Pak Prabowo dan tokoh-tokoh lain untuk bersimpati atas “kebiadaban” itu,” lanjutnya.
Wakil Ketua DPR RI ini juga menceritakan sedikit kronologis pertemuan antara dirinya dengan Ratna. Pertemuan itu dilakukan 30 September lalu di rumah Ratna Sarumpaet. “Ia masih menyampaikan sangat terpukul dengan “kejadian” yang ia alami,” sebut Fadli.
“Mudah-mudahan Bu RS menyadari apa yang dilakukannya sebagai sebuah pengkhianatan atas kepercayaan saya dan banyak orang yang selama ini bersimpati,” lanjutnya lagi.
Fadli Zon menutup cuitannya dengan menyebut bahwa respon Prabowo dan Amien Rais karena faktor kemanusiaan.
“Respon Pak Prabowo Pak Amien dan lain-lain semata-mata kemanusiaan. Tak bisa dibayangkan ada “penganiayaan” padd seorang Ibu 70 tahun. Ternyata Bu RS hoaks,” tutupnya.
Twitter itu mendapatkan ribuan respon dari netizen. Ada yang mendukung dan lebih banyak yang menghujat.
“Bang @fadlizon harus memecat RS dari tim pemenangan. Publik memerlukan ketegasan,” tulis akun @zarazettirazr.
“Saya termasuk berpendapat sama,” balas Fadli Zon. (laf)
















