Empat Kapal di Muara Pariaman Tenggelam Diterjang Ombak

Penulis -

Rabu, 27 Mei 2020 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar _- Dihempas ombak sebanyak empat unit kapal wisata, kapal Tagana dan kapal milik Sabandar yang bersandar di Muara Pariaman hancur, Rabu (27/5).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kasat Pol Air Polres Pariaman Iptu. Sirjon Hardi menyebut ke-empat kapal itu hancur akibat kuatnya hempasan ombak yang masuk ke muara, sehingga kapal-kapal yang bersandar di muara itu sebahagianya hancur dan tenggelam ke dasar muara, sementara kapal lainya masih aman. Adapun kapal yang hancur seperti dua unit kapal wisata, satu unit kapal milik Syahbandar dan satu lagi kapal milik Tagana.

“Kuatnya hempasan ombak itu terjadi sekitar pukul 6.00 Wib rabu (27/5) pagi sehingga membuat seluruh kapal yang bersandar dimuara itu menjadi oleng, namun malang empat diantaranya terhempas kedinding beton muara hingga hancur,” tuturnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Keempat kapal itu kini masih tenggelam di dasar muara Pariaman, karena belum bisa dievakuasi mengingat kondisi cuaca masih belum kondusif dimana gelombang laut yang masuk kedalam muara masih kuat. Agar tidak terjadi korban, petugas maupun pemilik kapal masih belum bisa melakukan apa-apa menunggu hingga air pasang surut.

Sementara itu, Hendri saputra (45) pemilik kapal wisata mengaku tidak menyangka kapal miliknya akan hancur saat disandarkan di muara Pariaman itu. Namum saat melihat kondisi ombak yang begitu kuat masuk ke dalam muara membuat ia bisa menerima kondisi itu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Menurut saya ini pertama kalinya gelombang laut yang masuk ke dalam muara begitu kuat dan besar, sehingga tidak heran kalau ada kapal yang hancur,” sebutnya.

Hendri juga mengakui bahwa bencana itu membuat ia merugi, karena kapal miliknya rusak berat dan tidak bisa di gunakan lagi. Apalagi kapal wisata miliknya itu sudah lama tidak beroperasi mengangkut wisatawan kepulau angso duo akibat virus corona, sehingga bisa dikatakan tidak ada penghasilan yang diperoleh dari kapal wisata miliknya.

“Kapal wisata milik saya ini belum diasuransikan sehingga jika ingin memperbaiki kapal itu saya harus mengeluarkan dana pribadi, dari mana saya bisa mendapatkan uang sebanyak itu,” sambungnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman menyebut bahwa saat ini kondisi cuaca ekstrim, untuk itu diimbau kepada seluruh nelayan maupun pemilik kapal yang ada di Kota Pariaman untuk selalu waspada, jika tidak memungkinkan jangan pergi melaut.

“Benar ada empat kapal yang hancur di muara pariaman, itu terjadi akibat kondisi cuaca saat ini masih buruk dimana badai disertai gelombang besar masih melanda perairan laut pariaman. Saya juga belum tahu sampai kapan kondisinya akan berakhir untuk itu saya imbau masyarakat pariaman khususnya nelayan untuk selalu waspada agar tidak ada korban jiwa,” ungkap Kalaksa BPBD Kota Pariaman Azman di Pariaman.(syh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB