Ekspor Indonesia Meningkat 10,90 Persen di Bulan Mei

Penulis -

Senin, 25 Juni 2018 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Nilai ekspor Indonesia pada bulan Mei 2018 mencapai US$16,12 miliar atau meningkat 10,90 persen dibanding ekspor April 2018. “Demikian juga dibanding Mei 2017 meningkat 12,47 persen,” tutur Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) saat menyampaikan rilis terkait Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia pada bulan Mei 2018, Senin (25/6).

Sementara itu, ekspor nonmigas di bulan Mei 2018 mencapai US$14,55 miliar atau naik 9,25 persen dibanding April 2018. “Demikian juga dibanding ekspor nonmigas Mei 2017, naik 11,58 persen,” ungkap Suhariyanto.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Lebih lanjut, Suhariyanto menyampaikan bahwa nilai impor Indonesia pada Mei 2018 mencapai US$17,64 miliar atau naik 9,17 persen dibanding April 2018, demikian pula jika dibandingkan Mei 2017 meningkat 28,12 persen.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Impor nonmigas Mei 2018 mencapai US$14,83 miliar atau naik 7,19 persen dibanding April 2018, demikian pula jika dibanding Mei 2017 meningkat 23,77 persen,” ujar Kepala BPS.

Terkait negara tujuan ekspor nonmigas pada bulan Mei 2018, menurut Suhariyanto, yang terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$2,09 miliar, disusul Amerika Serikat US$1,57 miliar dan Jepang US$1,40 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,82 persen. “Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar US$1,74 miliar,” ujarnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Menurut provinsi asal barang, Kepala BPS menyampaikan bahwa ekspor Indonesia terbesar pada Januari-Mei 2018 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$12,84 miliar (17,14 persen). “Urutan berikutnya diikuti Jawa Timur US$8,02 miliar (10,70 persen) dan Kalimantan Timur US$7,45 miliar (9,94 persen),” ungkap Suhariyanto. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB