Dua Dosen UIN Bukittinggi Wakili Indonesia di Konferensi HAM Internasional

Penulis -

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua dosen UIN Bukittinggi, Syafwan Rozi (kiri) dan Zulfan Taufik (kanan) mewakili Indonesia dalam Konferensi HAM Internasional di Surabaya.

Dua dosen UIN Bukittinggi, Syafwan Rozi (kiri) dan Zulfan Taufik (kanan) mewakili Indonesia dalam Konferensi HAM Internasional di Surabaya.

Prokabar.com – Dua dosen UIN Bukittinggi, Syafwan Rozi dan Zulfan Taufik, mewakil Indonesia dalam Konferensi Hak Asasi Manusia Ke-8 pada 12 sampai 13 Agustus 2025 di Surabaya.

Konferensi ini mengangkat tema Protecting Human Rights in Asia amin Energy Transition, Technological Disruption and Democatic Regression.

Keterlibatan Syafwan Rozi dan Zulfan Taufik ini menjadi penanda penting atas kontribusi akademisi UIN Bukittinggi dalam diskursus global seputar HAM, Keberagaman, dan Kebebasan Beragama.

Apalagi konferensi ini digawangi oleh Sydney Southeast Asia Centre (SSEAC) dan School of Law, the University of Sydney yang masuk dalam 41 QS World University Ranking.

Baca Juga: Sepuluh Mahasiswa UIN Bukittinggi Terima Beasiswa BAMUIS BNI

Selain itu sejumlah kampus yang menjadi mitra seperti UNAIR, CHRM2, dan UNEJ juga terlibat dalam penyelenggaraan konferensi tersebut.

Baca Juga :  Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan

Paling menarik dari konferensi ini adalah dukungan Konsulat Jenderal Australia di Indonesia, Serikat Pengajar Hak Asasi Manusia di Indonesia, dan Jaringan Cendekiawan Indonesia untuk Kebebasan Beragama (ISFORB).

Rektor UIN Bukittinggi Silfia Hanani menjelaskan keterlibatan Syafwan Rozi dan Zulfan Taufik ini merupakan langkah strategis menuju kerja sama internasional dengan perguruan tinggi kelas dunia yang massuk jajaran 100 besar QS World University Ranking.

Syafwan Rozi, salah satu guru besar di UIN Bukittinggi, mempresentasikan makalah berjudul Reorientasi Pemuda Mentawai dalam Memperjuangkan Agama Tradisi Arab Sabulungan.

Pada makalah itu Syafwan Rozi membahas tentang Pemuda Mentawai yang berjuang untuk mempertahankan eksitensi agama lokal Arab Sabulungan di tengah tekanan modernisasi, homogenisasi aama, dan kebijakan negara yang kerap tidak mengakui kepercayaan lokal secara setara.

Studi ini merupakan kontribusi penting dalam memahami pluralisme religius di Indonesia dari sudut pandang masyarakat adat.

Baca Juga :  Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan

Sementara itu Zulfan Taufik  mengangkat makalah tentang Aktivisme Artistik dan Kebebasan Beragama: Gerakan Budaya yang Dipimpin Pemuda di Sumatera Barat.

Pada makalah ini Zulfan Taufik menyoroti praktik aktivisme seni yang digerakkan oleh komunitas pemuda lintas iman di Smatera Barat sebagai strategi untuk membangun ruang kebabasan beragama yang inklusif melalui ekspresi budaya dann seni.

Temuan riset ini akan memperkaya diskusi tentang hubungan antara seni, ruang publik, dan perjuangan hak kebebasan berkeyakinan dalam konteks lokal.

“Kedua dosen ini menegaskan bahwa kampus Islam di daerah punya kapasitas untuk hadir dalam diskursus global.  Apalagi riset yang mereka bawa dengan konteks lokal yakni Sumatera Barat,” kata Silfia Hanani.

UIN Bukittinggi akan terus menyokong dosen-dosen untuk terus berkaya dan meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi dan memperlua jejaring akademik internasional.

Baca Juga :  Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan

Syafwan Rozi dan Zulfan Taufik sudah membuktikan bahwa dosen UIN Bukittinggi tidak hanya aktif di tingkat nasional.

Dosen-dosen UIN BUkittinggi mampu meraih penngakuan di forum internasional bersama kampus kelas dunia.

“Ini bukti bahwa riset dan pemikiran mampu bersaing dan berkontribusi dalam wacana global,” tambahnya.

Guru besar di bidang Sosiologi ini juga mengajak para mahasiswa terlibat aktif dalam riset kolaboratif internasional, seminnar, dan publikasi bereputasi, serta penguatan kerja sama kelembagaan.

Tak hanya di dalam negeri, Silfia Hanani bakal mendorong seluru sivitas akademika UIN Bukittinggi bersaing sampai ke luar negeri.

“Kami di UIN Bukittinggi akan terus membuat kontribusi nyata bagi keilmuan dan kemanusiaan, baik di tingkat lokal maupun internasional,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan
Kolaborasi Inklusif Tab Space dan JNE Warnai Eksibisi Panasonic Art with Heart 2026
Sinergi JNE dan TIKI Sambut Idul Adha 1447 H: Tebar 30 Ekor Sapi Kurban hingga Hadirkan Beragam Promo Menarik
Dony Oskaria Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh
Kepala BP BUMN Kecam Keras Kriminalisasi Kakek Mujiran, Beri Teguran Keras ke PTPN
Ingin Menjadi Bos BUMN? Ini Kriteria Ketat yang Disebut Dony Oskaria
Lindungi Pegawai, BP BUMN dan Kemenaker Bentuk Lembaga Bipartit di Semua BUMN
Alex Indra Lukman Semprot Pemerintah: Urus Hutan Rusak Tak Cukup Pakai Doa!

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:43 WIB

Kolaborasi Inklusif Tab Space dan JNE Warnai Eksibisi Panasonic Art with Heart 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:36 WIB

Sinergi JNE dan TIKI Sambut Idul Adha 1447 H: Tebar 30 Ekor Sapi Kurban hingga Hadirkan Beragam Promo Menarik

Senin, 25 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dony Oskaria Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kepala BP BUMN Kecam Keras Kriminalisasi Kakek Mujiran, Beri Teguran Keras ke PTPN

Berita Terbaru

Opini

1 Juni dan Utopia yang Tidak Pernah Bermukim

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WIB