Trending | News | Daerah | Covid-19

Bola

Ditengah Pandemi Covid-19, Nilmaizar tetap Pantau Kondisi Pemainnya Melalui Video

Dibaca : 111

Payakumbuh, Prokabar – Sepakbola Indonesia sedang mati suri, setelah semua kegiatan sepakbola dihentikan karena wabah virus Corona. Hal ini memaksa pelaku-pelaku sepakbola Indonesia menyibukkan diri dengan kegiatan diluar lapangan sepakbola, sembari menunggu wabah mereda dan kompetisi digulir lagi.

Walau begitu, mereka tak sepenuhnya melupakan sepakbola, menjaga kondisi dan tetap berlatih dalam keterbatasan ruang, tetap dilakukan. “Saya tetap dirumah dan bekerja dari rumah.”ujar pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar.

Dihubungi Prokabar, Sabtu pagi, pelatih 50 tahun ini mengatakan, setelah meliburkan timnya, dia pulang ke payakumbuh. Dia menghabiskan hari-harinya bersama keluarga dirumahnya di Payakumbuh.

Walau begitu, setiap pagi dan sore Nilmaizar tetap melakukan olahraga sendiri untuk menjaga kondisi dan kebugaran. “Biasanya saya joging setiap hari, pagi dan sore. atau aktifitas olahraga lain yang bia membantu menjaga kondisi tetap prima.”katanya.

Terkait tugasnya di Persela Lamongan, Nil melakukan dari rumah dengan terus memantau aktifitas anak asuhnya. “Saya selalu komunikasi dengan para pemain, dan memberi mereka program latihan sendiri. Saya juga minta mereka mengirimkan video latihan mereka.”ujar mantan pelatih Timnas ini.

Dengan adanya video tersebut, dia bisa memantau aktifitas anak asuhannya dalam masa libur. Nil percaya kepada para pemainnya, karena mereka adalah pemain-pemain profesional yang tentunya akan bertanggungjawab kepada dirinya sendiri maupun kepada klubnya.

Nil berharap wabah covid-19 ini cepat berakhir, sehingga aktifitas sepakbola dan kompetisi bisa hidup kembali. Namun begitu Nil berharap kompetisi dilanjutkan ketika wabah ini benar-benar sudah berhenti total.

“Artinya, ketika kompetisi bergulir lagi, kita tak lagi dibayangi resiko apapun, baik bagi pemain, pelatih, kru team, dan pastinya juga bagi para suporter. Untuk saat ini, sepakbola tak lagi penting, jauh lebih penting adalah semua orang tetap sehat dan tidak terimbas penyakit ini.”tutup Nil.(mht)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top