Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Dikunjungi Guspardi Gaus, Honorer K2 Pasaman Barat Minta Perjuangkan Aspirasi Mereka Jadi ASN

Dibaca : 106

Pasaman Barat, Prokabar — Honorer kategori 2 (K2) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menyampaikan aspirasi kepada anggota DPR-RI Guspardi Gaus. Mereka (tenaga honor) meminta untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebab sudah bertahun-tahun mengabdi.

Hal ini diutarakan para honorer K2 dalam aara sosialisasi Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh DPR- RI Guspardi Gaus didampingi Anggota DPRD Pasbar Muhammad Guntara dan Kepala BKPSDM Saifuddin Zuhri di auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (23/2).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pasaman Barat Saifuddin Zuhri mengatakan, jika jumlah honorer K2 di Pasbar sebanyak 1045 orang yang terdiri dari tenaga guru, teknis dan tenaga kesehatan.

Sementara pemerintah pusat saat ini baru membuka untuk kategori Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru.

“Dan tahun ini untuk PPPK juga untuk formasi guru,”ujar Saifuddin Zuhri.
Selain itu, Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat Muhammad Guntara mengatakan, pihaknya terus berusaha mencari jalan, agar honorer K2 bisa diangkat menjadi PNS.

“Termasuk pada hari ini, kita juga melakukan kordinasi dengan anggota DPR RI Bapak Guspardi Gaus. kita berharap semoga perjuangan kita ini bisa membuahkan hasil,”kata Muhammad Guntara.

Sementara itu, dalam kegitan tersebut Guspardi Gaus menerima keluhan honorer K2 di ruang auditorium kantor Bupati Pasbar.

“Mereka menceritakan bagaimana beratnya bersaing dengan tenaga honorer yang baru. Jelas mereka tidak mampu. Kita akan menyampaikan kepada pemerintah Pusat tentang aspirasi honorer K2 ini,” ucap Guspardi Gaus pada awak media.

Ia menambahkan, pemerintah pusat telah menjanjikan akan mengangkat pegawai K2 menjadi PNS tanpa harus mengikuti tes. Ia berharap hal tersebut dapat terealisasikan segera. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top