Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Dihentikan Sementara, Ratusan Warga Bukittinggi Terancam Gagal Umrah

Dibaca : 154

Bukittinggi, Prokabar – Ratusan warga Bukittinggi terancam gagal berangkat umrah dalam waktu dekat.

Hal itu menyusul dihentikannya sementara penerimaan jamaah umrah oleh Kementerian Luar Negeri (Kemnlu) Arab Saudi dari seluruh negara, termasuk Indonesia.

Kebijakan itu disebut sebagai bagian dari upaya antisipasi maraknya penyebaran virus corona atau yang diberi nama resmi Covid-19.

Hal tersebut jelas berdampak langsung terhadap calon jemaah dan juga travel umrah yang ada di Indonesia, termasuk Sumatera Barat.

Kepala Seksi Penyelanggaraan Haji dan Umrah Kemenag Bukittinggi, Tri Andriani, Kamis (27/2) mengatakan, di daerah itu ada ada 12 Travel Umrah, 8 sudah berizin, 4 lainnya sedang diproses izinnya.

“Rataan perbulan, dari ke 12 travel tersebut berangkat sebanyak 200 Jamaah Umroh,” kata Tri Andriani.

Akibat kebijakan dari Arab Saudi tersebut, saat ini pihaknya masih menunggu komfirmasi dan kejelasan lebih lanjut dariKemenag RI maupun dari Kemenkes

Selain umrah, Bukittinggi juga akan memberangkatkan ratusan Jamaah untuk musim haji tahun ini, estimasinya sekitar 312.

“Tapi, hingga kini, kita belum dapat keterangan resmi dari Kemenag RI maupun dari Kemenkes terkait penangguhan dari Arab Saudi tersebut,”lanjutnya.(*/mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top