Dibalik Balutan Batik yang Indah, Ada Sejarah Kain Khas Indonesia nan Megah

Penulis -

Minggu, 3 Oktober 2021 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prokabar.com – Kesenian batik atau yang biasa kita kenal dengan kain batik merupakan karya seni di atas kain, yang jadi salah satu bentuk budaya pada zaman raja-raja Indonesia terdulu.

Jika kita lihat pada zaman sekarang, batik sudah biasa dipakai bagi semua kalangan. Namun ternyata, batik pada mulanya hanya terbatas bagi kalangan kraton saja.

Balutan karya seni indah itu hanya dikenakan oleh raja, keluarga, serta pengikutnya.

BACA JUGA : Mengenal Sosok Wanita Dibalik Aplikasi iWareBatik

Dari pakaian kraton, akhirnya seni batik dapat jadi balutan busana untuk rakyat biasa. Bahkan kesenian batik pada zaman dulu jadi satu pekerjaan yang kaum wanita buat untuk isi waktu luang.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Pada zaman Majapahit, batik telah jadi bentuk budaya dari kerajaan.

Batik pada zaman itu berkembang di Tulung Agung. Petugas tentara serta keluarga kerajaan Majapahit yang pada saat itu tinggal di daerah Bonoworo (sekarang Tulung Agung) bawa bentuk kesenian batik asli.

Sejarah batik juga punya kaitan erat dengan salah satu kawasan Jawa Timur, yaitu Ponorogo.

Pada saat itu, perihal seni batik punya hubungan kuat dengan agama Islam yang berkembang dan kerajaan-kerajaan masa lampau.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Pada daerah Batoro Katong, ada orang yang adalah bagian dari kerajaan Majapahit dengan nama Raden Katong Adik. Ia adalah tokoh yang bawa agama Islam ke Ponorogo.

BACA JUGA : Dokter Kontingen Sumbar Langsung Pantau Recovery Atlet Muaythai

Batik cap di daerah Ponorogo baru diketahui usai Perang Dunia I. Pada saat itu orang yang membawanya adalah tokoh asal China dengan nama Kwee Seng.

Dengan batik yang punya keunikan pada seni warna nilai yang tak luntur, jadi alasan banyak pengusaha batik dari daerah lain beri amanah untuk seniman batik di Ponorogo.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dan untuk saat sekarang, daerah batik yang masih dapat kita lihat adalah daerah Kaumanan, yang telah menyebar ke desa-desa Ronowijoyo, Mangunsuman, Kertosari, Setono, dan sebagainya.

BACA JUGA : Yuk, Kenali Lebih Dalam Aplikasi iWareBatik Yang Telah Mendunia

Saat itu obat yang digunakan untuk pekerjaan membatik langsung dari dalam negeri, berupa kayu-kayuan dari pohon tom, mengkudu, serta kayu tinggi.

Untuk bahan kain putih yang jadi media pada seni batik adalah berasal dari tenunan gendong. (MG1_ash)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB