Bola

Dian Rama Saputra Resmi Tukangi Semen Padang FC U18

Padang, Prokabar — Dian Rama Saputra resmi ditunjuk oleh manajemen Semen Padang FC untuk menukangi tim Semen Padang FC (SPFC) U18 yang berlaga di Elite Pro Academy U18 2019.

Dian sendiri diplot untuk menggantikan pelatih kepala sebelumnya, Hendra Susila yang ditarik untuk mengisi posisi asisten pelatih tim Semen Padang FC, mendampingi Weliansyah.

CEO Semen Padang FC, Hasfi Rafiq menyebutkan, penunjukan Dian Rama sebagai pelatih definitif SPFC U18 sudah sejak, Jumat (26/7) lalu. Hasfi Rafiq sendiri berharap Dian mampu membawa tim SPFC U18 lebih baik.

“Dian sendiri sudah dari seminggu lalu kita tunjuk untuk menukangi SPFC U18. Namun, karena masih mendampingi tim senior dilaga melawan Semen Padang FC vs Persebaya Surabaya (Minggu, 28/7), baru sekarang memegang tim SPFC U18 mengantikan Hendra Susilo,” ujarnya hari ini, Rabu (31/7).

“Kita tentunya berharap dengan ilmu kepelatihan yang dimilikinya bisa membawa tim SPFC U18 lebih baik kedepannya,” sebutnya.

Terpisah Dian menyebutkan, siap untuk melanjutkan menukangi tim SPFC U18. Dian mengatakan, saat ini dia akan fokus agar tim SPFC U18 semakin solid untuk menatap putaran kedua Elite Pro Academy. Apalagi saat ini tim SPFC U18 juga terpaku didasar klasemen EPA U18 2019.

“Karena ini tugas dari manajemen tentunya saya siap menerima. Saat ini kita fokus untuk menyiapkan tim menghadapi putaran kedua. Apalagi waktu yang masih panjang untuk laga selanjutnya membuat kita memiliki banyak waktu membangun tim dan membawa tim ini bisa kembali bersaing,” ujarnya.

“Kita akan seleksi lagi beberapa pemain, termasuk ada beberapa pemain yang kemarin dipanggil coach Hendra Susila. Siapa yang terbaik akan kita daftarkan untuk menambah kekuatan tim,” tambahnya.

Disinggung mengenai target, Dian menyebutkan, saat ini dia dan tim pelatih fokus membentuk pemain yang bisa nantinya menjadi bibit baru untuk tim SPFC U20 ataupun senior. Meski diakui juga tidak menutup kemungkinanan untuk meloloskan tim SPFC U18 kebabak selanjutnya.

“Konsepnya elite pro adalah pembinaan. Jadi kita ingin ada talenta-talenta yang muncul yang siap untuk tim diatasnya. Itu target yang jelas dari kita,” tambahnya.

“Kita tahu saat ini tim ini berada diposisi akhir klasemen dengan sembilan poin. Tapi peluang untuk lolos kebabak selanjutnya masih ada. Kita akan berjuang diputaran kedua nanti untuk bisa mengambil kesempatan itu. Semoga saja bisa lolos.” tutupnya. (*/gas)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top