Musik

Demi Album ‘Keterkaitan Keterikatan’, Noah Jalani Karantina

Jakarta, Prokabar – Setelah tujuh tahun berkarya, Noah akhirnya merilis album kedua bertajuk ‘Keterkaitan Keterikatan’.

Proses pembuatan album terbarunya kali ini memakan waktu dua tahun. Perjalanannya dimulai tahun 2017, Ariel, Lukman, Uki dan David melakukan kegiatan yang diberi nama ‘7 Days in Paradise’.

Noah dikarantina di kapal phinisi Cheng Ho untuk melakukan kegiatan rekaman, latihan hingga proses kreatif album kedua.

Perjalanan di atas kapal phinisi sempat diwarnai adanya gangguan cuaca dan ombak besar hingga membuat alat rekaman mereka berserakan.

“Memang kita senang yang rumit. Yang tadinya nggak rumit, kita bikin rumit,” kata Ariel saat peluncuran album di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/8)

Namun, tantangan tersebut tidak menghalangi Noah untuk tetap fokus menyelesaikan karyanya. Tidak hanya itu saja, Noah melanjutkan karantina di area Puncak, Bogor dan Jakarta.

Tahun 2017, Noah sempat memberikan bocoran part reff lagu ‘Wanitaku’ saat menggelar Sunset Concert di Gili Trawangan, Lombok. Kemudian tahun 2018, Noah merilis dua singke baru yaitu, ‘My Situation’ dan ‘Jalani Mimpi’.

Menyusul single lainnya yang resmi dirilis, seperti ‘Kupeluk Hatimu’, ‘Kau Udara Bagiku’ dan ‘Mendekati Lugu’.

Keseluruhan lagu dalam album ‘Keterkaitan Keterikatan’ bisa dinikmati si semua digital music platform mulai 24 Agustus mendatang.

Lalu apa yang menjadi filosofi dari album kedua Noah. “Itu filosofinya sangat erat dengan kita dan di sekitar kita. Jadi kita semua sudah kayak keluarga dan tidak bisa lepas satu sama lain,” jelas Ariel. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top