Dampak Covid-19 Pacu Kasus KDRT, Kowani Buka Layanan Konseling

Penulis -

Senin, 4 Mei 2020 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Pandemi Covid-19 berdampak buruk tak hanya kesehatan saja, sendi perekonomian dan hubungan sosial jangka panjang pun jadi taruhannya.

Menyikapi kondisi inilah, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) merasa terpanggil. Federasi dari organisasi kemasyarakatan wanita Indonesia tingkat nasional ini membantu warga uang terdampak langsung secara ekonomi dan layanan konseling.

“Dampak buruk dari pandemi ini tidak hanya mengancam kesehatan dan jiwa, tapi juga merusak sendi-sendi ekonomi masyarakat. Bahkan dampak pandemi ini tidak hanya sesaat. Karena bila pandemi ini sudah hilang dari Indonesia, dampak ekonomi dan sosialnya bisa lama,” papar Ketua Kowani yang juga pengusaha wanita, Giwo Rubianto Wiyogo dan disapa Giwo saat dijumpai di Kantor Pusat Kowani di Jakarta.

Menurut Giwo, menghadapi Pandemi Covid-19 ini Kowani memiliki program jangka pendek dan jangka panjang.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Kowani memiliki program-program diantaranya, bantuan bagi korban Covid-19, dengan memberikan bantuan masker dan APD serta bantuan sembako bagi korban PHK, dan bagi warga yang terdampak langsung dari musibah ini,” paparnya.

Menyikapi dampak negatif jangka panjang, Kowani memiliki program kajian, program konseling, program bimbingan bagi perempuan yang saat ini mengalami tekanan karena “stay at home” dari kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Semua bisa dilakukan dengan tele conference memanfaatkan teknologi digital.

Giwo mengutip sebuah penelitian yang menyebut dalam kurun waktu 3 bulan belakangan ini ada sekitar seribu wanita meninggal dunia di Perancis dan Meksiko.

“Mereka meninggal bukan karena terpapar Covid-19, tetapi mereka meninggal karena menjadi korban KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga),” ungkap Giwo.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

KDRT selama masa pandemi ini menurut Giwo merupakan efek tak langsung dari kebijakan Lock Down, Stay at Home atau PSBB. “Sewaktu menjadi Ketua KPAI (Komisi Perlidungan Anak Indonesia), pernah ada penelitian yang menyebut KDRT terhadap wanita dan anak lebih sering terjadi disaat hari libur, biasanya Sabtu dan Minggu,” ujar mantan Ketua KPAI kelahiran 8 Mei ini.

Meskipun menurut data dari YLBH Apik dan Komnas Perempuan, belum terlihat ada kenaikan yang signifikan dari kasus KDRT selama PSBB. Namun Giwo khawatir banyak terjadi KDRT yang tidak dilaporkan. Hal itu bisa terjadi karena banyak wanita Indonesia yang tidak memiliki akses untuk melaporkan tindak KDRT.

“Apalagi sekarang dalam masa PSBB, mungkin mereka mau melapor tapi tunggu masalah Covid-19 ini selesai,” ujar Giwo.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Sebagai sesama wanita, Giwo menghimbau kepada semua wanita Indonesia agar bisa mengambil hikmah dari musibah ini. Manfaat kesempatan stay at home ini untuk menjadi pendidik yang baik bagi anak-anak dan menjadi ibu rumah tangga yang melayani anggota keluarga dengan baik.

“Memang sulit mengubah kebiasaan yang sehari-hari kerja, keluar rumah dan memiliki family time hanya di akhir pekan. Kini bertemu terus selama berminggu-minggu. Sudah pasti akan muncul banyak persoalan dan konflik. Apalagi jika suaminya menjadi korban PHK,” ujar Giwo.

Giwo mengingatkan lagi, seharusnya di saat ada banyak peluang bersama di dalam rumah dimanfaatkan untuk intensif memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak. Karena hikmahnya, kita sudah diberikan kesempatan yang terbaik untuk saling asih, asah dan asuh. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB