Jakarta, Prokabar – Semalam CGV Grand Indonesia penuh sesak. Di tengah ramainya pengunjung, penampakan pocong berclurit membuyarkan perhatian. Ada yang menjerit, berlari ketakutan diikuti suara menyeramkan. Hiiiiy.
Meski banyak pengunjung bioskop yang berdebar setelah melihat beberapa penampakan pocong, ada juga yang justru memanfaatkan momentum ini. Mereka mencolek si pocong dan mengajaknya berswa foto.
Bahkan Si Pocong mau saja mengikuti permintaan meski ia bertugas menakuti manusia. Lucu ya. Itulah suasana malam saat gala premiere film Dreadout produksi Goodhouse.id, Rabu (2/1) kemarin.

Film yang diangkat dari game horor Dreadout (karya developer Indonesia, Digital Happiness) ini disutradarai Kimo Stamboel. Rasa penasaran dari para gamers Dreadout dan pecinta film Indonesia khususnya genre horor ini terlihat sukses.

“Brand dari game ini sudah sangat besar dan kuat. Walaupun memang ide awal cerita yang disepakati adalah prequel dari game nya. Tapi kualitas, keseruan dan kengerian dalam film ini harus sama persis seperti di dalam game,” ucap Kimo usai pemutaran film Dreadout.
Menurut Wida Handoyo selaku produser goodhouse.id menyebut Dreadout sebagai kado awal tahun bagi gamers dan pecinta film horor Indonesia.

“Semoga film ini bisa diterima oleh masyarakat karena menjadi tonggak sejarah bersatunya industri game dan industri film Indonesia. Film ini akan tayang 3 Januari, jangan lupa tonton ya,” ajak Wida. (beb)
















