Bola

CEO PT Kabau Sirah Berpindah Tangan

Semen Padang / Instagram

Padang, Prokabar — Manajemen Semen Padang FC hari ini resmi berpindah tangan. Pergantian tersebut terjadi pada posisi CEO atau Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang dan Direktur Teknik.

Untuk posisi CEO atau Direktur Utama yang di pegang Rinold Thamrin sejak akhir 2017 lalu, kini berpindah kepada Hasfi Rafiq. Selain itu, di jajaran Manajemen Semen Padang FC juga ada penambahan Direksi baru yaitu Direktur Umum, yang akan di pegang Hermawan Ardiyanto.

Rinold Thamrin mengatakan, pergantian Manajemen ini adalah hal yang biasa terjadi di lingkungan Semen Padang Group. Menurutnya, pergantian ini terjadi karena Ia mendapatkan tugas baru dari PT Semen Padang sebagai Induk Perusahaan dan itu adalah tugas penting yang diberikan oleh Direktur Utama PT Semen Padang.

“Saya mendapatkan tugas baru dan penting dari PT Semen Padang. Sebagai karyawan, tugas itu harus saya jalankan meski sangat berat untuk meninggalkan tim saat ini,” sebutnya.

Meski sudah tidak berada dalam sturktur Manajemen lagi, namun Ia tidak akan meninggalkan tim begitu saja. Rinold mengatakan, Ia akan terus mensupport tim dari belakang untuk menjaga tim Semen Padang dapat terus berjalan dengan baik.

“Meski saya tidak menjabat sebagai CEO lagi saat ini, tapi tidak akan saya tinggal dan lepas tim ini begitu saja. Saya akan terus support tim ini, seperti dulu Saya pernah berjanji mengembalikan tim ini ke Liga 1 dan Saya tak mau lagi tim ini kembali ke Liga 2,” tegasnya.

Ia berharap, tim ini dapat kembali tampil baik dan bersaing dengan tim lain di Liga 1. Ia pun menitipkan pesan kepada seluruh pemain, pelatih dan official tim, agar dapat menjaga tim kebanggaan Ranah Minang ini untuk selalu menempatkan dalam hati dalam perjuangan yang dijalani saat ini.

Syafrianto Rusli Mundur Dari Dirtek

Selain pergantian CEO, posisi Direktur Teknik Semen Padang FC juga berganti. Sebelumnya, posisi tersebut di pegang Syafrianto Rusli namun mulai hari ini Ia menyatkan mundur dari posisi tersebut.

Syafrianto mundur dari posisi tersebut, dikarenakan faktor kesehatannya. Ia akan menjalani operasi tenggorokan dalam waktu dekat ini dan membuatnya harus istirahat untuk waktu yang lama.

Menurut Rinold, Syafrianto mengalami gangguan yang parah pada tenggorokannya, yang mengharuskannya di operasi. Syafrianto mengalami masalah pada tenggorokannya, sehingga suaranya sulit keluar dan sudah terjadi sejak menangani tim Semen Padang di Liga 2 lalu. (*/gas)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top