Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday September, Ada yang Kenal Negara Curacao?

Penulis -

Jumat, 5 Agustus 2022 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Curacao, calon lawan Timnas Indonesia. (FIFA)

Timnas Curacao, calon lawan Timnas Indonesia. (FIFA)

Jakarta, prokabar – Calon lawan timnas Indonesia, timnas Curacaro mungkin terdengar asing di telinga kebanyakan orang atau bahkan para penggemar sepak bola di Indonesia. Ternyata negara yang cuma dihuni sekitar 100 ribu penduduk itu, ternyata memiliki peringkat FIFA yang jauh diatas Indonesia.

Tak hanya itu, negara kecil ini memiliki sejumlah pemain yang berkompetisi di Liga Top Eropa. Sebut saja nama-nama seperti Kenji Gorre, Juninho Bacuna, Jurien Gaari, Vurnon Anita, dan Kevin Felida.

Kenji Gorre pernah berkostum Swansea City pada 2015 dan kini memperkuat salah satu klub liga teratas di Portugal, yaitu Boavista. Sementara itu, Juninho Bacuna saat ini bermain untuk klub kasta kedua Liga Inggris, Birmingham City.

Adapun Jurien Gaari, Vurnon Anita, dan Kevin Felida, bermain di klub yang berkompetisi di divisi teratas Liga Belanda, RKC Waalwijk.

Sejatinya terdapat satu lagi pemain Curacao yang bermain di kompetisi Liga Inggris, yakni Tahith Chong. Ini nama yang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga penggemar Manchester United. Tahith Chong tercatat telah membukukan 16 pertandingan bersama Manchester United di semua kompetisi.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Dilansir dari Transfermarkt, winger yang masih berusia 22 tahun itu lahir di Ibu kota Curacao, Willemstad. Kedua orang tuanya berasal dari Curacao, namun Tahith Chong memilih untuk berpaspor Belanda.

Selain memiliki pemain-pemain berkelas, faktanya Curacao menempati peringkat FIFA yang jauh lebih baik di atas timnas Indonesia.

Per tanggal 23 Juni 2022, mantan negara jajahan Belanda itu berhasil menempati ranking 84 FIFA. Sementara itu, timnas Indonesia hingga saat ini masih nangkring di peringkat 155 FIFA.

Hal tersebut jelas menjadi tantangan tersendiri bagi timnas Indonesia untuk mengalahkan Curacao. Timnas Indonesia akan menjajal kekuatan timnas Curacao pada FIFA Matchday bulan September 2022.

Timnas Indonesia pun dijadwalkan bakal berhadapan dengan timnas Curacao dalam dua pertandingan uji coba.

Profil Unik Negara Curacao
Curacao menjadi sorotan usai beredar kabar negara ini akan melawan Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Matchday pada September mendatang. Berikut profil unik negara Curacao.

Meski nama Curacao asing bagi warga Indonesia, namun secara peringkat mereka lebih baik. Saat ini. Curacao menempati peringkat 84 FIFA, sementara RI di angka ratusan yakni 155.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Terlepas dari pertandingan antar Curacao dengan Timnas Indonesia, bagaimana sebetulnya profil negara ini?

Menurut laporan Britannica, Curacao memiliki jumlah penduduk sekitar 149.800 jiwa pada 2022. Mereka menggunakan tiga bahasa resmi yakni bahasa Belanda, bahasa Inggris, dan bahasa Papiamentu.

Curacao merupakan pulau yang terletak di Laut Karibia. Wilayah ini termasuk dalam Kerajaan Belanda, namun secara fisiografis juga bagian Amerika Selatan.

Mayoritas penduduk Curacao adalah suku Arawak yang berasal dari Amerika Selatan.

Menilik sejarah, Curacao tak luput dari invasi bangsa Eropa pada 1499. Spanyol sempat menjelajah wilayah ini dan kemudian disusul Belanda.

Pada 1515, Spanyol mendeportasi seluruh penduduk asli Curacao ke Hispaniola untuk menjadi budak.

Sementara itu, Belanda menjadikan Curacao sebagai pusat perdagangan utama bagi Perusahaan Hindia Barat Belanda.

Pulau ini memberikan satu keuntungan khusus bagi Belanda dan menjadi salah satu pelabuhan alam terbaik di Hindia Barat.

Selama periode 1660 hingga 1700, Perusahaan Hindia Barat Belanda berkembang. Perdagangan budak pun melesat dan pelabuhan Curacao dibuka untuk semua negara.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Pelabuhan itu menerima pasokan makanan yang masuk maupun untuk membuang produk dari perkebunan Amerika Selatan.

Curacao kerap menjadi sasaran invasi dari negara yang menderita imbas perang yakni antara Inggris dan Belanda. Dan, Belanda berhasil mengamankan pulau ini sejak 1816.

Pada 1845, Curacao menjadi salah satu dari enam wilayah yang bergantung pada Belanda. Kemudian pada 1954, dengan mempertimbangkan ketergantungan mereka, maka pulau ini menyusun kembali sebagai Antillen Belanda.

Namun, pada 2006 masyarakat Curacao dan pemerintah Belanda sepakat membubarkan Antillen Belanda. Empat tahun kemudian, Curacao dan Sint Maarten menjadi negara yang termasuk dalam Kerajaan Belanda.

Kepala negara Curacao adalah raja Belanda, sementara kepala pemerintahan yakni perdana menteri. Dari sisi ekonomi Curacao mengembangkan ekonomi perkebunan meski curah hujan dan tanah yang subur sedikit.

Di era invasi Belanda, tebu menjadi komoditas utama. Kini jeruk menggeser posisi itu. Kulit kering buah ini bisa menjadi bahan dasar minuman keras Curacao yang terkenal.

Dari Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB