Bupati Pessel Pastikan Penerima Bantuan Bedah Rumah tak Ada Rekayasa

Penulis -

Selasa, 2 April 2019 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni meminta 2.500 unit program bantuan bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) yang digelontorkan kepada pemerintah pusat tahun ini mesti harus tepat sasaran untuk daerah tersebut.

Hendrajoni menyetujui, bantuan bedah rumah yang diprogram ini merupakan upaya memenuhi kebutuhan masyarakat berekonomi rendah. Untuk itu, disetujui 2019 ini tidak ada yang menerima yang direkayasa sebagai masyarakat miskin.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Saya tegaskan bantuan program tahun ini, semua penerimanya benar-benar masyarakat berpenghasilan rendah. Jika ada masyarakat yang terbilang masih mampu, dapatkan jangan memaksakan diri. Sebab, bantuan ini diprioritaskan untuk masyarakat miskin,” sebut Bupati Hendrajoni di Painan.

Ia menjelaskan, menjawab masyarakat menerima bantuan RTLH sudah jelas peruntukannya yaitu, masyarakat yang dalam kesehariannya benar-benar tidak mampu untuk merehab rumah, membutuhkan bantuan pemerintah untuk menambah rumah yang layak.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

“Saya tidak ingin nanti, ada lagi masyarakat yang melapor. Sebab, mereka yang layak menerima bantuan RTLH ini adalah masyarakat yang benar-benar tidak mampu memperoleh pemasukan pas-pasan,” ucapnya.

Sementara itu, Kadis Perkimtan Pesisir Selatan, Mukhridal mengungkapkan, sejak 2018 hingga 2019 ini, Kabupaten Pesisir Selatan telah mendapat kucuran dana pusat mencapai Rp100 miliar untuk program bantuan bedah rumah tidak layak huni (RTLH). Anggarannya terbagi mulai dari pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Saat ini kami meminta lagi ke pusat. Dan itu sudah disetujui oleh Kementerian PU-PR. Jika tahun ini terealisasi sekitar 2.500 rumah, maka anggaran yang digelontorkan pusat sekitar Rp43.700 miliar,” tutupnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB