Nasional

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Terpilih Jadi Ketua Umum APKASI Gantikan Azwar Anas


Pemilihan Sutan Riska itu dilangsungkan secara musyawarah-mufakat atau aklamasi melalui musyawarah nasional (Munas) ke-V APKASI di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Bupati Dharmasraya Sutan Riska

Dibaca : 145

Jakarta, Prokabar – Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan resmi terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2021-2016.

Pemilihan Sutan Riska itu dilangsungkan secara musyawarah-mufakat atau aklamasi melalui musyawarah nasional (Munas) ke-V APKASI di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat (26/3). Bupati berusia 32 tahun ini menggantikan posisi Mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

“Dengan ini pimpinan sidang menetapkan Sutan Riska Tuanku Kerajaan sebagai ketua umum,” ujar Ketua Sidang Munas ke- V Bupati Tanggerang Ahmed Zaki Iskandar.

Sutan Riska ingin membangun sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat dan provinsi dengan semangat keberagaman budaya, dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi pada masa dan paska pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah Munas V APKASI dapat berjalan lancar. Terima kasih kepada Yang Terhormat Presiden Jokowi atas segala dukungannya terhadap acara ini dari awal hingga suksesnya forum tertinggi APKASI digelar,” ujarnya dalam pidato sebagai ketua umum terpilih di sela-sela Munas APKASI.

Sutan Riska menyebut APKASI akan menyusun peta ekonomi melalui cetak biru. Tujuannya memetakan potensi dan daya dukung pengembangan kabupaten seluruh Indonesia. Dengan demikian kerjasama dengan pemerintah berdasarkan kebutuhan dan potensi kabupaten yang ada.

Kata dia, APKASI dapat pula membentuk “Super Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)” sebagai upaya penanaman modal kabupaten yang berkaitan dengan potensi bisnis antar daerah sebagaimana telah diurai di atas.

“Super BUMD ini sebagai gagasan ekonomi terkoneksi antar kabupaten,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, sesuai amanat Presiden Jokowi, untuk kesuksesan pembangunan kabupaten dan koneksi antar daerah, ada berbagai program yang dapat dilakukan, terutama memastikan konsolidasi anggaran di pemerintahan agar dapat dipergunakan semaksimal mungkin.

Ia mengatakan, pemkab juga mesti melakukan perencanaan yang matang. Hal ini sejalan dengan rencana APKASI membangun cetak biru pembangunan kabupaten yang memetakan permasalahan dan potensi agar perencanaan pembangunan matang terlaksana.

“Kita juga akan fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 yang belum berakhir, dengan memperkuat testing, tracing dan treatment. Dan yang juga amat penting adalah, mempercepat program vaksinasi di seluruh kabupaten di Indonesia,” ujarnya.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top