Pasaman, Prokabar – Bupati Pasaman Benny Utama akhirnya tuntas melaksanakan program vaksinasi Covid-19 tahap II di UPTD Puskesmas Lubuk Sikaping.
Upaya ini tidak mudah bagi seorang Benny Utama. Karena saat pemeriksaan kesehatan, sempat disuruh bolak balik dari Puskesmas ke RSUD, lantaran harus mendapat rekomendasi cek medis dari dokter spesialis di RSUD Lubuk Sikaping.
“Butuh perjuangan juga untuk memperoleh vaksin tahap II ini,” ujar Bupati Benny bedialog dengan masyarakat yang antri menunggu giliran vaksinasi di Puskesmas tersebut.
Walau sempat ditolak, dan harus ke RSUD, namun Benny Utama terlihat santai dan malah gembira setelah mendapatkan vaksin tahap duanya.
“Ternyata benar filosofi mengatakan, usaha tidak mengkhianati hasil dan saya berhasil mendapatkan vaksin hari ini,” kata Bupati Benny.
Secara umum, antusias masyarakat dan ASN Kabupaten Pasaman menjalankan program vaksin Covid-19 cukup besar.
Seluruh Puskesmas di tiap kecamatan di wilayah Kabupaten Pasaman, tampak ramai dikunjungi warga yang ingin memperoleh vaksin.
Seperti pengakuan sejumlah ASN dan masyarakat yang ditemui di Puskesmas, rata-rata mereka sudah dan akan menjalani vaksin tahap ke dua.
“Yang pertama pertengahan Juni lalu dan sekarang vaksin ke dua lagi,” ujar Oky, staf Kantor Bupati Pasaman.
Partisipasi tinggi masyarakat Pasaman melaksanakan program vaksin Covid-19, ternyata berdampak langsung pada perkembangan wabah Covid-19 di daerah ini.
Tercatat selama empat pekan berturut-turut, daerah berpenduduk 300 ribu-an jiwa ini, tetap berada di zona kuning, malah mendekati zona hijau, kendati sejumlah daerah tengah mengalami peningkatan kasus sebaran Covid-19 nya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal selaku juru bicara Satgas Covid-19 Sumbar menyebutkan, di minggu ke 70 ini, Kabupaten Pasaman berhasil memperoleh skor terbaik dalam penanganan Covid-19 di Sumatera Barat, menggeser Kota Pariaman yang telah 11 minggu menjadi yang terbaik dalam penanganan Covid-19. (Ola)
















