Buntut Kericuhan Lawan Badak Lampung, Persela Dihukum Tanpa Penonton dan Denda Rp200 Juta

Penulis -

Sabtu, 23 November 2019 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan, Prokabar – Seperti sudah diperkiarakan sebelumnya, Persela Lamongan mendapat sanksi berat atas insiden kericuhan pada laga kontra Badak Lampung FC. Laskar Joko Tingkir dihukum bermain tanpa penonton hingga akhir musim serta denda sebesar Rp200 juta.

Kabar itu dibenarkan asisten Manajer Persela, Agus Hariyono. Sehingga manajemen akan merapatkan barisan untuk menyiapkan langkah agar sanksi tersebut bisa dikurangi oleh Komdis PSSI.

“Kami tadi sudah berunding, cuma masih by WhatsApp sih, belum ketemu secara langsung, sepertinya kami akan mengajukan banding atas putusan tersebut,” kata Agus, seperti dilangsiur Bola.net, Sabtu (23/11) malam.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Salah satu yang menjadi pertimbangan manajemen untuk mengambil langkah banding, karena pada laga tersebut tidak terjadi perusakan properti. Sehingga pertandingan bisa berjalan sampai selesai.

“Beda lagi kalau memang ada perusakan properti pertandingan yang menyebabkan pertandingan tidak bisa selesai,” jelas Agus.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

“Makanya kami akan berkomunikasi dengan manajemen yang lain untuk menempuh langkah seperti apa yang bisa meringankan hukuman dari Komdis,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, dengan adanya sanksi tersebut, langkah Persela semakin berat untuk bisa menjauh dari zona degradasi. Sehingga, terjadinya kericuhan cukup disesalkan.

“Semua orang pasti tahu, dengan kondisi seperti sekarang ini, ditambah sanksi itu pasti tahu lah, semua bisa menyimpulkan,” lanjut Agus.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

“Tapi apapun itu, kemarin sudah terjadi, mungkin bisa menjadi pembelajaran supaya kami nanti akan menjadi lebih dewasa dan lebih bagus, itu hikmah yang bisa kita ambil,” tutupnya.

Persela saat ini berada di peringkat 15. Namun, posisinya untuk terdegradasi masih sangat rawan. Dari enam laga sisa, Persela memainkan tiga laga kandang dan tiga laga kandang.(*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB