“Blue Fire” Kawah Ijen, Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

Penulis -

Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Prokabar – Mengulas potensi wisata di Provinsi Jawa Timur seakan tidak pernah habis. Salah satunya “Kawah Ijen”. Pasti anda kenal, tapi pernahkah anda melakukan perjalanan ke sana?

Kawah Ijen berada diantara perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso. Di sini anda bisa menyaksikan keindahan api berwarna biru atau yang dikenal sebagai Blue Fire dan pertambangan belerang yang menarik.

Keistimewaan inilah yang membuat para turis dalam dan luar negeri melakukan traveling ke sini. “Ini pertama kalinya saya berkunjung ke Indonesia. Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh,“ ungkap Emily, warga negara Jerman yang berbincang di sebuah warung, beberapa waktu lalu, sebelum melakukan trecking.

Emily yang saat itu ditemani sang kekasihnya, Jackson telah melakukan perjalanan dari Jerman dengan beberapa kali transit demi ingin menyaksikan Blue Fire di Kawah Ijen.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Saya tertarik dan ingin melihat secara langsung Blue Fire. Untuk ke sini, saya menempuh perjalanan yang sangat panjang. Dari Jerman, transit ke Dubai, kemudian Malaysia, kemudian transit ke Jakarta dan hingga akhirnya sekarang saya tiba di sini. Hawanya sangat dingin dan anginnya sangat kencang,“ ungkap Emily bercerita.

Kedua warga negara asing yang ramah tersebut akhirnya berinisiatif menyewa mantel atau jaket yang disediakan di sana. Sayangnya, ukuran jaket dan mantel tersebut terlalu kecil bagi mereka. Jadi tetap saja tidak bisa menutupi tubuh. “Ini terlalu kecil bagi saya,” komentar Jackson sambil tertawa saat mencoba mantel tersebut.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Walaupun pada akhirnya memutuskan tidak jadi menyewa mantel atau baju penghangat, mereka mengatakan sangat bahagia dapat tiba di Indonesia. Bagi mereka, Kawah Ijen menjadi daya tarik tersendiri dan mereka senang karena masyarakat Jawa Timur yang mereka temui adalah sosok yang ramah dan humoris.

Sementara itu, Wati (61) pemilik warung di parkir area Kawah Ijen mengatakan, bahwa harga sewa jaket/mantel/baju hangat lainnya mulai Rp 50 – 200 ribu. “Tergantung model dan jenia ukuran,” katanya.

Lain lagi cerita Yudi (25), seorang tour guide mengatakan bahwa turis mancanegara yang paling sering dibawanya berkunjung ke Kawah Ijen adalah berasal dari Rusia, Taiwan, dan ada beberapa yang dari China.

“Saya tidak bisa berbahasa China (Mandarin, red). Saya hanya pakai bahasa Inggris dan itupun turis-turis yang datang ke sini pasti pakai bahasa Inggris. Lebih umum dan general, mbak. Sedangkan tarif saya menemani mereka sekitar Rp 200 ribu,“ ungkap pria asal Banyuwangi ini.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Walaupun tidak besar, tapi Yudi mengaku senang bisa mengenalkan keindahan tempat wisata Jawa Timur ke turis mancamegara.

Berbeda dengan Anton (45), tour guide lainnya yang mengaku sering membawa rombongan dari negara Thailand, Malaysia dan Hongkong. “Kalau musim gini, turis dari negara-negara di Eropa, jarang ke sini. Yang banyak ya dari Thailand, Malaysia dan Hongkong,“ ungkapnya. Sementara soal tarif juga tidak jauh beda yaitu Rp 200 ribu per rombongan. (*/hdp)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB