Bertemu Kelompok Tani di Jawa Tengah, Ini Pembahasan Presiden

Penulis -

Rabu, 3 April 2019 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Ada dua hal yang penting dalam pengolahan padi yakni memodernisasi penggilingan dan juga mesin kemasan.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Silaturahim dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) se-Jawa Tengah, di Gedung Olahraga (GOR) Diponegoro Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (3/4).

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa banyak petani sudah bertahun-tahun menjemur padi baik di jalan maupun pelataran. Untuk itu, menurut Presiden, penting bagi seluruh penggilingan padi ini memiliki dryer.

Kualitasnya turun, lanjut Presiden karena hanya dijemur dan tidak masuk ke dryer. “Ini sudah kita alami bertahun-tahun masak mau kita teruskan. Zaman sudah modern kayak gini. Penggilingan ada dryer-nya,” tambahnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Hal kedua yang penting, menurut Presiden, adalah mesin kemasan. “Kalau bisa juga yang namanya di penggilingan padi juga ada mesin kemasannya. Penting sekali,” ujar Presiden.

Keluar dari mesin itu, sambung Presiden, sudah dalam bentuk kemasan-kemasan yang siap dijual atau siap dipakai sendiri.

“Mesin kemasan juga enggak mahal kok, untuk packaging enggak mahal. Jadi semuanya nanti ada tulisan semuanya di Sragen. Misalnya ada merek, diberi merek apa. Dari kecamatan mana diberi merek apa. Mereknya biar muncul, Sragennya biar muncul,” ujar Presiden.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan pentingnya untuk mengubah diri dan meninggalkan pola-pola lama karena jika tidak akan ditinggal oleh negara-negara lain.

“Jangan sampai kita ini kalah, kita ini negara besar. Masak kita kalah dengan tetangga kita urusan ekspor urusan investasi kalah dengan Malaysia, kalah dengan Singapur, kalah dengan Filipina, kalah dengan Thailand, kalah dengan Vietnam,” ujar Presiden seraya menambah jika diam saja mungkin akan bisa kalah dengan Laos dan Kamboja.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa Indonesia adalah negara besar dengan penduduk 269 juta jiwa. Indonesia juga, menurut Presiden, dianugerahi oleh Allah dengan beragam perbedaan seperti suku, agama, adat, tradisi, dan budaya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Untuk itu, Presiden minta untuk tetap terus menjaga dan merawat persatuan. “Menjaga dan merawat kerukunan kita. Menjaga dan merawat persaudaraan kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” tuturnya.

Kepala Negara juga menyampaikan nanti setelah tanggal 17 April ingin mengajak Perpadi dan Gapoktan ke istana.

“Berbicara dengan Bulog, berbicara dengan bank, khusus masalah padi, beras, pupuk, mesin pengering, mesin penggilingan, mesin packaging, khusus. Sehingga betul-betul kita berubah semuanya,” pungkasnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB