Berpisah di Semen Padang, Novan Setya dan Nilmaizar Reuni di Persela Lamongan

Penulis -

Kamis, 16 Januari 2020 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan, Prokabar – Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya seakan bertukar pemain untuk menghadapi musim 2020. Setelah ditinggal Arif Satria yang menyeberang ke Persebaya, Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– bakal kedatangan Novan Setya Sasongko yang musim lalu berkostum Persebaya.

”Novan akan bersama kami,” kata pelatih Persela Nil Maizar. Pemain asal Bojonegoro itu memang salah satu yang dibutuhkan Persela. Sebab, Novan merupakan bek kiri. Selain itu, dia bisa beroperasi sebagai bek kanan.

Selain itu, ini juga menjadi ajang reuni dan kerjasama baru antara Novan dan Nil. Keduanya memang tak asing lagi, karena Novan adalah mantan pemain Nil semasa di Semen Padang, dan bek andalan Nil saat menukangi Timnas Indonesia 2012

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Sejak melatih Persela menggantikan Aji Santoso pada awal-awal putaran pertama musim 2019, Nil memang membutuhkan bek kiri. Di posisi tersebut, tim asal Kota Soto itu memang tidak memiliki banyak pilihan.

Sepanjang musim, Nil pun memaksa Eky Taufik yang aslinya bek kanan untuk mengisi bek kiri. Jika Eky absen, Izmy Yaman Hatuwe yang dipaksa menggantikan. ”Kehadiran Novan tentu menguntungkan kami. Rencananya, dia mulai bergabung saat latihan perdana 21 Januari nanti,” papar Nil.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Di sisi lain, Persela juga harus merelakan Hambali Tolib pergi. Meski masih terikat kontrak dengan Persela selama setahun, Hambali meminta izin untuk pindah ke tim lain. Melalui surat yang dikirim ke manajemen, Hambali beralasan ingin mendapat menit bermain lebih banyak.

”Kalau hatinya sudah tidak di Persela, kenapa kami harus mempertahankannya? Lebih baik kami memilih pemain yang mau masuk ke Persela,” tutur Nil.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Mantan pelatih tim nasional tersebut sebenarnya merekomendasikan Hambali bertahan. Karena itu, dia menyayangkan sikap pemain 20 tahun tersebut. Apalagi, musim lalu Hambali justru diberi keleluasaan oleh manajemen Persela untuk trial ke Eropa.

”Seharusnya dia berterima kasih ke Persela. Tapi, ternyata dia dan keluarganya justru minta keluar. Aneh rasanya. Tapi, saya tidak mau memaksanya. Saya persilakan dia mencari klub lain,” cetus Nil.(*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB