Wisata

Berkunjung ke Padang, Jangan Lupa Berwisata ke Jembatan Siti Nurbaya

Padang, Prokabar — Sudah pernah menikmati kuliner di kawasan jembatan Siti Nurbaya? Jika belum, cobalah. Belom afdol rasanya jika ke Padang belom mencicipinya.

Menikmati kuliner di Jembatan Siti Nurbaya memang tak ada habisnya. Jembatan yang menghubungkan  wisata kota tua Padang dengan Gunung Padang itu ramai dikunjungi dari sore, hingga menjelang tengah malam.

Terdapat puluhan Pedagang jagung bakar di jembatan sepanjang 156 meter itu. Mereka menggelar dagangannya di sisi jembatan.

Pada tempat itu pengunjung bisa mencicipi beraneka makanan ataupun minuman. Namun jajanan yang menjadi maskot di Jembatan Siti Nurbaya adalah jagung bakar.

Kawasan itu masih eksis dan menjadi tempat pilihan sebagai tempat nongkrong baik untuk muda-mudi ataupun yang membawa keluarga.

Selain jagung bakar, juga terdapat aneka kuliner lain yang patut untuk dicicipi. Di antaranya pisang bakar, sate, dan beragam jenis minuman.

Masing-masing pedagang menyediakan tempat duduk bagi pengunjung, untuk menyaksikan pemandangan aliran sungai Batang Harau yang mengalir di bawah jembatan.

“Pemandangan dari atas jembatannya bagus saat sore hari, aliran sungai yang bermuara ke laut, cukup menyenangkan untuk nongkrong bersama teman-teman,” kata Fadil (25), salah seorang pengunjung yang ditemui di Jembatan Siti Nurbaya, Senin (12/11).

Dari atas jembatan pengunjung juga bisa melihat kapal-kapal nelayan yang bersandar di dermaga, serta Gunuang Padang dari kejauhan.

“Pemandangan kapal-kapal yang sedang bersandar itu jadi kesenangan tersendiri bagi anak saya,” kata Etri, yang datang membawa anaknya.

Menurut salah seorang pedagang jagung bakar yaitu Neli (30), puncak keramaian pengunjung terjadi pada Sabtu, Minggu, atau hari libur nasional.

Sehingga tak jarang pada hari-hari tersebut omsetnya yang biasa Rp400.000, meningkat hingga tujuh puluh persen. (gas)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top