Kesehatan

Begini Tips Tetap Sehat Selama Berpuasa Bagi Penderita Jantung Oleh Dokter SPH


“seorang penderita penyakit jantung tidak dilarang untuk berpuasa, namun mereka diharuskan untuk selalu menjaga dan mengatur pola makan agar tetap sehat”

Dibaca : 171

 

Padang, Prokabar- Berdasarkan data dari Institute for Health Metric and Evaluation (IHME) pada 2017, penyakit kardiovaskular, jantung, dan stroke menempati posisi tertinggi penyebab kematian di Indonesia. Karena itu, sangat penting bagi penderita penyakit jantung untuk menjaga kesehatan jantung mereka dengan rutin menjalani gaya hidup sehat, terutama bagi penderita penyakit tersebut selama beribadah puasa.

Menurut Dokter Jantung SPH, dr. Eka Fithra Elfi Sp. JP(K), seorang penderita penyakit jantung tidak dilarang untuk berpuasa, namun mereka diharuskan untuk selalu menjaga dan mengatur pola makan agar tetap sehat. Saat berpuasa, penderita penyakit jantung diminta untuk dapat menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi, makanan yang berminyak, hingga makanan yang berkolesterol tinggi.

“Sebenarnya pola makan bagi penderita jantung ini sama saja, yakni saat Ramadan maupun hari biasa. Namun bedanya jadwal makannya tidak sama seperti saat tidak berpuasa,” kata dokter Eka yang belum lama ini menjadi dokter spesialis jantung di SPH.

Dokter Eka mengungkapkan, tidak hanya penderita penyakit jantung yang harus menjaga pola makannya di saat berpuasa, tapi penderita hipertensi dan diabetes juga harus melakukannya. Karena dua penyakit tersebut dapat menjadi pemicu dari timbulnya penyakit jantung.

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner yang penting. Tekanan darah tinggi akan menyebabkan pembuluh darah koroner (pembuluh darah yang memberi suplai darah ke jantung) mengalami aterosklerosis (penyakit penumpukan lemak di dinding pembuluh darah) dan terjadilah pembentukan plak.

Disisi lain, pengidap diabetes juga menjadi rentan mengalami serangan jantung, meski resikonya semakin tinggi pada orang yang mengidap penyakit diabetes tipe 2. Hal itu karena kadar gula yang tinggi dan dibiarkan tidak terkontrol bisa meningkatkan risiko penyakit jantung menyerang.

Pasalnya, glukosa berlebih yang mengalir dalam darah bisa merusak pembuluh darah dan pada akhirnya memicu serangan jantung. Kerusakan yang disebabkan antara lain terjadinya penumpukan lemak akibat kolesterol atau plak disebut dengan aterosklerosis.

Sementara itu, untuk membuat tubuh tetap sehat, selain menjaga pola makanan, Dokter Eka juga menyarankan agar penderita jantung untuk tetap melakukan olahraga selama berpuasa. Aktif bergerak dan rutin berolahraga, lanjutnya, dapat memperkuat otot jantung, menjaga berat badan ideal, dan mencegah kerusakan arteri.

Halaman : 1 2 3

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top