Padang, Prokabar — Barito Putera menambah kekalahan di kandang setelah mempermalukan Semen Padang FC 3-2 dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (1/8) sore.
Sejak peluit babak pertama ditiup, Semen Padang FC menguasai jalannya pertandingan dan terus menekan pergerakan anak-anak Barito Putera.
Hingga separuh jalan pertandingan di babak pertama, kedua tim belum bisa memberikan serangan yang berarti.
Memasuki menit ke-30, Barito mulai menggesitkan serangan, namun mudah dimentahkan penjaga gawang Semen Padang, Ahmad Iqbal. Kemudian, Barito kembali menyerang lewat Rafael Silva dan lagi-lagi dimentahkan Iqbal.
Di menit ke 33, Irsyad Maulana berhasil mendapat umpan dari belakang dan membawa bola hingga ke depan. Namun lesatan tendangannya berhasil ditangkap penjaga gawang Barito.
Menit ke 36, Boas membawa bola ke area kanan gawang Barito. Tembakan dilepaskan, namun meleset di atas mistar gawang.
Menit ke 39, Samsul Arif menekan Semen Padang. Tendangannya di sekitar areal pinalti tepat ke arah gawang, namun berhasil diamankan Iqbal. Kemudian, Semen Padang mengancam lewat tendangan luar kotak pinalti lewat Dedi Hartono pada menit ke 42, namun dihalau kiper Barito.
Meski menguasai bola, Semen Padang terpaksa kebobolan di menit ke-44, setelah unggul lewat sundulan Kozuke Yamazaki yang menerima umpan dari Rizky Pora.
Skor pun berubah menjadi 1-0 hingga wasit Rully Ruslin Tambuntina meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, tuan rumah beberapa kali mencoba peruntungan. Namun lagi-lagi gagal.
Lagi lagi karena asik menyerang, PS. Barito Putra malah memperlebar keunggulan di menit 50. Lagi, gol kedua tercipta lewat sundulan. Kali ini lewat Paulo Oktavianus Sitanggang yang dibabak pertama masuk menggantikan Ady Setiawan yang berposisi sebagai pemain bertahan.
Tertinggal dua gol, skuad SPFC meningkatkan intensitas serangan. Masih bertumpu dari dari sisi sayap, akselerasi Dedi membuat kocar-kacir barisan bertahan. Bola dedi yang terlepas di kotak berbahaya disambut Irsyad Maulana, saat menggiring bola Irsyad dijegal dengan keras oleh Dendi Maulana.
Alhasil, jegalan itu berbuah hadiah penalti. Pengadil lapangan Rully Ruslin Tambuntina menunjuk titik putih di menit 51.
Irsyad yang dipercaya sebagai algojo berhasil menyelesaikan tugasnya dengan sempurna dengan berhasil mencetak gol. Skor berubah 1 -2.
Weliansyah melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Yu Hyunkoo pada menit 63, menggantikan Rosad Setiawan.
Hadirnya Yu belum berpengaruh besar. Sibuk menyerang SPFC kembali kebobolan dimenit 70. Kali ini bola liar di depan gawang SPFC dimaksimalkan Rafael Feita Da Silva. Ia mencetak gol untuk memperlebar keunggulan. Skor berubah menjadi 1-3.
Para pendukung SPFC dibuat tidak percaya pada menit 78, umpan matang Yu Hyun Koo kepada Irsyad Maulana yang lepas dari penjagaan dan berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang tak berbuah gol. Irsyad yang mencoba menipu penjaga gawang PS. Barito Putra Adhitya Harlan malah melambung jauh keatas gawang.
Berselang sepuluh menit, tepatnya pada dimenit 84, Yu Hyun Koo yang memiliki akurasi umpan matang kembaali memanjakan Irsyad Maulana. Kali ini Irsyad membayar kegagalannya dengan berhasil mengkonversi umpan matang itu dan berhasil mencetak gol. Skor berubah 2-3.
Yu Hyun Koo mendapat dukungan dari para penonton. Umpan umpan cantiknya berkali-kali membuat tegang seisi stadion, beberapa kali umpan bekelas itu hingga penghujung laga belum mampu dimaksimalkan. (*/gas)
















