Bali Spirit Festival 2020, Pestanya Pecinta Yoga, Tari, Musik dan Pencari Spritualitas

Penulis -

Senin, 10 Februari 2020 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, Prokabar — Bali Spirit Festival kembali digelar tahun ini yang akan menghadirkan lebih dari 140 instruktur Yoga, Tari, dan Musik dari negara-negara di benua Asia, Eropa, Australia dan Amerika.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Putrawan, mengatakan, Bali Spirit Festival 2020 menggabungkan konsep yoga, tari dan musik dalam kegiatan yang akan berlangsung pada 29 Maret hingga 5 April 2020 di Yayasan Bali Purnati, Sukawati, Gianyar.

“Bali Spirit Festival merupakan event kelas dunia. Pesertanya datang dari berbagai belahan dunia. Event ini juga diisi mentor profesional di bidangnya dari empat benua. Mereka akan memberikan inspirasi yang mencerahkan kepada seluruh peserta festival. Jadi, bersiap ambil bagian di festival ini,” ungkap Anak Agung Gde Putrawan dilansir, Senin (10/2).

Bali Spirit Festival yang merupakan pestanya para pencita yoga, tari, musik dan pencari spiritualitas dari berbagai penjuru dunia ini akan diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari Yoga Workshop, Seni Tradisional Bali, Bhakti Music, Capoeira, dan Kirtan. Ada juga Meditasi, Sound Healing, hingga Tarian Ekstatik.

Selain itu juga akan ada kelas kesehatan dan nutrisi, pengembangan kepribadian, ayurveda, hingga Astrologi Weda.

Pengunjung nantinya juga bisa mengikuti kelas Yoga yang terbuka untuk semua level, termasuk pemula. Mereka bisa mengikuti Vinyasa Flow, Kundalini, Hatha, Jivamukti, Astanga, Yoga Tawa, Aliran Afro, dan Yoga Anak-Anak.

Khusus sajian musik, program akan digelar setiap malam selama event berlangsung. Bertajuk World Music Nights, wisatawan akan dihibur melalui aksi 16 musisi dan seniman dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Komposisi musik lokal diisi oleh Mekar Bhuana Gamelan dan Cacao Ceremony.

Panggung World Music Nights bakal menyajikan musik yang dikemas sebagai konstelasi seremonialis dan soul healers. Efeknya menghadirkan sensasi suara hutan, voices of angels, suara akar dalam bumi, hingga komposisi aneka ancient wisdom. Kekuatannya dikembangkan sebagai spiritual yang berasal dari filosofi empat sudut suci di bumi.

“Semua elemen konten festival dikemas bisa menghadirkan energi positif bagi semua yang hadir di sana. Semua yang bergabung dijamin mendapatkan kesegaran yang luar biasa. Fisik dan pikiran kembali fresh hingga bisa menghasilkan beragam karya produktif melalui aktivitas kesehariannya,” jelas Putrawan.

Rangkaian Bali Spirit Festival 2020 akan ditutup dengan acara Community Day, Minggu (5/4). Diberi label Dharma Fair, ada lima konten yang ditampilkan, seperti Coco Love Stage, Community Pavilion, Healing Huts, Kids Zone, hingga Market. Secara umum, Community Pavilion tetap menyajikan kelas yoga, seminar, juga diskusi. Di sini pengunjung bisa memilih sesi khusus dengan mentor.

Coco Love Stage akan menghadirkan pengalaman mencoba permainan lokal dan internasional. Untuk zona Market, wisatawan bisa mengeksplorasi beragam kuliner sehat organik. Ada juga vegan food ala restoran terkemuka Bali. Bagi penikmat wisata belanja, spot ini menyediakan beragam kerajinan tangan, busana, hingga perhiasan.

“Bali Spirit Festival 2020 selalu menawarkan beragam sisi positif. Selain warna dunia, kearifan lokal Bali dan Gianyar tetap ditonjolkan. Sama seperti sebelumnya, Bali Spirit Festival selalu dinanti kehadirannya oleh wisatawan dari seluruh dunia,” kata Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaran Kegiatan (Events) Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizki Handayani Mustafa. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB