Jakarta, Prokabar – The Rain is back. Sejak konser penuh emosional di Yogyakarta akhir tahun lalu, The Rain kembali membawa kejutan.
Band yang digawangi Prasta (vokal, gitar), Iwan Tanda (gitar), Ipul Bahri (bass) dan Sang Anggoro (drum) ini justru kembali dengan ‘Rencana Berbahaya’. Wow!

Single pembuka di tahun ini ditulis Indra setelah rampung menulis seluruh lagu di album Jabat Erat, 2016 lalu. Dihadapan awak media di sebuah cafe di Rawamangun, Jakarta Timur, Jum’at (25/5) kemarin, Indra mengaku baru bisa merampungkan karyanya.
“Saya bukan penulis lagu yang produktif,” singkat Indra yang mengaku hanya menulis beberapa judul selama lima tahun terakhir ini.
Indra menghabiskan hampir setiap pagi di sebuah bangku taman di dekat rumahnya. Salah satunya berjudul Rencana Berbahaya, sebuah lagu anthemic tentang seseorang yang nekat mewujudkan sebuah niat yang berpeluang nyaris nihil.
Sepakat memilih lagu tersebut untuk dijadikan rilisan perdana di 2018, The Rain menghabiskan waktu sekitar dua bulan di studio. Mencoba beberapa versi aransemen dengan tempo dan nada dasar yang berbeda, hingga akhirnya master Rencana Berbahaya berhasil dirampungkan pada pertengahan April.

“Proses yang lama dan menguras energi, tapi sepadan dengan hasilnya,” ujar Iwan yang juga menjadi peramu rekam untuk single ini.
“Tidak sabar untuk memainkannya di panggung.” tambahnya lagi.
Dari departemen grafis, Aang yang bertugas mengerjakan artwork lagu ini, memberikan sebuah kejutan visual. “Paduan antara The Rain dan film komedi aksi,” jelasnya.
Sejak akhir 2013, The Rain seperti rangkaian mesin tua yang kembali dilumasi, dikencangkan, diselaraskan, dan langsung bekerja dengan kecepatan tinggi.

Trilogi 18 November yang terdiri dari single Terlatih Patah Hati (2013), Gagal Bersembunyi (2014) dan Penawar Letih (2015) menjadi awal babak baru cerita The Rain yang memilih jalur indie sejak lima tahun lalu.
Ketiga single tersebut dikukuhkan dalam bentuk album Jabat Erat pada 10 September 2016 lalu. Album studio keenam dengan single terbanyak yang pernah dirilis The Rain. Hingga Detik Ini yang dirilis pada 7 Juni 2017 menjadi single keenam sekaligus penutup album tersebut. *(beb)*
















