Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Awal Februari, Ribuan Tenaga Kesehatan di Pasaman Jalani Vaksinasi Covid-19

Dibaca : 138

Pasaman, Prokabar — Proses vaksinasi Covid-19 di Pasaman tinggal menghitung hari. Bila tidak ada halangan, Jumat (29/1) depan, vaksinasi bakal dilakukan. Tahap pertama 10 orang pejabat tinggi di Pasaman bakal divaksin.

Usai 10 pejabat tinggi ini, selanjutnya akan dilakukan vaksinasi bagi ribuan tenaga kesehatan setempat yang layanan nantinya tersebar di 16 Puskesmas. “Total tenaga kesehatan yang kita ajukan ke Kemenkes untuk di vaksin Covid-19 sebanyak 1.725 orang. Namun data yang turun usai di cek oleh Kemenkes hanya sebanyak 1.390 orang. Nanti dari jumlah ini akan dilakukan screning yang ketat sebelum dilaksanakan proses vaksinasi Covid-19. Ada 90 orang tenaga vaksinasi Covid-19 yang sudah mengikuti pelatihan yang kita siapkan untuk proses vaksin ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Rahardian Suryanta Lubis.

Untuk jadwal vaksin bagi ribuan tenaga kesehatan ini kata dia akan dimulai sejak hari Senin (1/2) mendatang. “Proses dari penjemputan vaksin, penyimpanan dan distribusi vaksin ini akan mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan TNI-Polri pada 28 Januari mendatang. Sementara untuk vaksinasi tahap II bagi petugas pelayanan publik diperkirakan sekitar bulan Maret sampai April 2021 mendatang,” katanya.

Sarana distribusi vaksin ke Puskesmas, Dinas Kesehatan Pasaman juga sudah menyiapkan mobil box yang mempunyai AC guna menjaga suhu vaksin tetap terjaga.

“Begitu juga dengan sarana yang ada di puskesmas cold chain nya juga sudah disiapkan untuk penyimpanan vaksin tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, terkait adanya kemungkinan adanya efek samping pada pasca-vaksinasi, kata Rahardian, seperti halnya semua imunisasi dan vaksinasi pada umumnya, pada vaksinasi Covid-19 berdasarkan data yang ada, umumnya hanya gejala ringan. Ia memastikan kalau pun terjadi dampak, maka akan menjadi tanggungan pemerintah.

“Kita pastikan tidak ada dampak yang signifikan nantinya,” kata dr. Rahardian.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak takut akan adanya kegiatan vaksin Covid-19 itu nantinya. “Secara medis, vaksin sinovac sebagai antibiotik Covid-19 sudah melewati proses uji klinis yang panjang dari pemerintah pusat. Vaksin ini sudah dijamin keamanannya. Jangan mudah terpancing isu yang keliru tentang vaksin sinovac tersebut. Semua ini dilakukan pemerintah untuk menjaga daya tahan tubuh dari bahaya Covid-19 ini. Mari kita sukseskan program vaksin covid, jangan ada yang menolak karena untuk kebaikan diri pribadi dan keluarga,” jelas Rahardian. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top