Atasi Traumatik Anak Korban Banjir, Pemko Padang Lakukan Trauma Healing

Penulis -

Rabu, 3 Desember 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Banjir bandang pada Jumat pekan lalu membuat trauma pada anak. Terutama anak-anak yang berada di lokasi bencana. Mengatasi traumatis pada anak, Pemerintah Kota Padang menurunkan Tim Trauma Healing.

Tim Trauma Healing mendatangi anak-anak korban banjir sejak Sabtu (29/11/2025). Atau satu hari setelah banjir bandang menerjang Padang.

“Kita langsung turunkan Tim Trauma Healing sejak Sabtu lalu,” ungkap Plt Kepala DP3AP2KB Padang, Imelda Novalin, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Di hari Sabtu itu, Tim Trauma Healing mendatangi Posko Pengungsian SD 02, Cupak Tangah, Kecamatan Koto Tangah. Belasan anak mendapat edukasi dan bermain bersama tim.

“Kami waktu itu juga membawa donasi yang diberikan kepada anak-anak, seperti makanan kecil, susu, pampers, pakaian dalam, dan lainnya,” terang Imelda.

Setelah itu Tim Trauma Healing juga mendatangi Posko Pengungsian di Masjid Darussalam, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Di hari Minggu (30/11/2025), Tim Trauma Healing turun di lokasi berbeda. Yakni di Posko Pengungsian di SMP 29 Dadok Tunggul Hitam. Sementara pada Senin (1/12/2025), kegiatan Trauma Healing dilakukan bagi siswa SD 49 Batang Kabung yang sekolahnya diterjang banjir bandang. Proses Belajar Mengajar kemudian dipindahkan ke SD 47 Koto Pulai. Selanjutnya, kegiatan Trauma Healing pada Selasa (2/12/2025) dilaksanakan di SD 15 Padang Sarai.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kita memberikan arahan ke anak-anak supaya mereka tidak dalam kondisi yang trauma akibat bencana, mengajak bermain bersama, bercerita sehingga rasa trauma bisa perlahan dihilangkan, serta dapat meningkatkan kepercayaan diri lagi, dan supaya mereka tetap waspada,” ungkap Imelda.

Kegiatan Trauma Healing ini di samping dapat meningkatkan percaya diri kembali, juga mengurangi kesedihan anak. Termasuk meringankan beban fisik dan mental anak.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB