Arus Penyeberangan Menuju Bali Mulai Naik

Penulis -

Sabtu, 29 Desember 2018 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Sejak H+3 angkutan Natal dan Tahun Baru 2018/2019 atau Jumat (28/12), pergerakkan penumpang dan kendaraan di sejumlah pelabuhan penyeberangan terpantau mulai ramai, namun tetap lancar. Khususnya di lintasan Ketapang-Gilimanuk yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Imelda Alini memprediksikan, pergerakan penumpang dan kendaraan akan terus meningkat menjelang malam Tahun Baru hingga puncak arus malam yang sama diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu (29-30/12), khususnya para pengguna jasa yang berencana merayakan libur akhir tahun di Pulau Bali.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Menghadapi puncak arus angkutan Tahun Baru, manajemen telah mempersiapkan skenario operasi kapal penyeberangan untuk kondisi normal maupun padat. Kapasitas kapal terpasang di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang juga sangat memadai.

Untuk pola operasi normal, kapal beroperasi sebanyak 32 unit dengan kapasitas total 75.456 orang penumpang, 21.600 unit roda dua, dan 8.352 unit roda empat atau lebih. Adapun prediksi arus puncak, untuk penumpang diperkirakan hanya mencapai 44.771 orang, 5.725 untuk unit roda dua, dan 5.414 unit untuk roda empat.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Kapasitas yang kami sediakan sangat memadai karena untuk skenario normal saja masih melebihi dari prediksi saat puncak arus Natal dam Tahun Baru,” ujar Imelda.

Cabang Ketapang juga telah menambah total tujuh loket dan tollgate untuk arus Natal dan Tahun Baru ini, yakni untuk loket penumpang dari 1 menjadi 2 loket. Untuk sepeda motor dari 1 menjadi 7 tollgate, serta roda empat sebanyak 4 tollgate.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Pemudik diharapkan dapat menyeberang sebelum waktu puncak arus balik agar dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, serta terhindar dari kepadatan saat arus puncak,” katanya.

Demi kelancaran dan kenyamanan di perjalanan, pemudik pejalan kaki, dan yang membawa sepeda motor atau mobil pribadi, agar melakukan pembelian tiket berjadwal secara online yang dapat diakses selama 24 jam melalui http://tiket.indonesiaferry.co.id. Pembelian tiket secara online berlaku untuk pemesanan maksimal H-1 keberangkatan. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB