Nasional

Antisipasi Banjir, Kementerian PUPR Normalisasi Kali Babakan Brebes

Dibaca : 234

Brebes, Prokabar – Bencana banjir bandang yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah membuat Kementerian PUPR melakukan antisipasi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran persnya, akan melakukan normalisasi dengan pengerukan dan pelebaran alur Kali Babakan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah sepanjang empat kilometer (km).

“Di lokasi ini banjir disebabkan ada 2 tanggul yang jebol di Cikeusal dan Cisolor. Kita akan kerjakan cepat, mulai mendatangkan alat berat untuk pengerukan dan juga dilebarkan sungainya. Untuk material dari pengerukannya akan dipadatkan untuk menjadi tanggul. Kita akan kerjakan lebih baik,” kata Menteri Basuki saat meninjau lokasi.

Dikatakan Menteri Basuki, untuk bantuan penanganan dalam kondisi darurat, telah menunjuk PT Wijaya Karya (Persero) untuk melakukan pengerukan dan pelebaran Kali Babakan, sehingga proses dan penyelesaian bisa lebih baik.

“Saya minta dalam seminggu atau paling lama 10 hari, pengerukan kali sepanjang empat km dari Desa Cikeusal sampai Desa Ketanggungan sudah selesai,” tuturnya.

Terkait perkiraan biaya penanganan darurat, Menteri Basuki menyebut perhitungannya akan dilakukan setelah pekerjaan selesai. “Karena ini penunjukan langsung darurat, akan dikerjakan dulu dengan administrasi yang tertib dan nanti direview oleh BPKP, baru kemudian dibayar,” terangnya.

Kementerian PUPR terus melakukan upaya penanganan cepat seperti yang dilakukan di daerah terdampak bencana lain. Seperti yang terjadi di wilayah Lebak, Bekasi, Bogor, Brebes hingga Indramayu.

“Jadi sama seperti daerah lain di Lebak, Bogor, Grobogan, dan juga Brebes, saya akan terus memantau hingga Indramayu. Ini harus saya tangani, karena sesuai prediksi BMKG, puncaknya (hujan) akan jatuh di bulan Februari nanti,” tutur Basuki.

Selain penanganan darurat paska bencana banjir di sejumlah daerah, Menteri Basuki mengatakan Kementerian PUPR melalui Balai/Balai Besar Wilayah Sungai di seluruh Indonesia akan terus melakukan pengecekan sepanjang aliran sungai (walkthrough).

“Kami akan melakukan pengecekan di semua tanggul yang ada di daerah, terutama tanggul yang kritis, bukan yang ada di sini saja, sebagai upaya antisipasi curah hujan tinggi,” ucapnya.

Sebagai informasi, banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akibat jebolnya tanggul Kali Babakan, sehingga merendam 900an rumah warga di Kecamatan Ketanggungan dan jalur alternatif Pejagan-Purwokerto.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top