Film

Angkat Isu Human Trafficking, Divisi Humas Polri Garap Film ‘Hanya Manusia’

Foto Beb - Kadiv Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal angkat isu perdagangan manusia di film 'Hanya Manusia'

Jakarta, Prokabar — Sukses dengan film ‘Pohon Terkenal’, kali ini Divisi Humas Polri kembali merilis film yang layak ditonton masyarakat berjudul ‘Hanya Manusia’.

Sebuah film yang mengangkat isu human trafficking (perdagangan manusia) dikemas apik dengan kolaborasi gaya penyutradaraan Tepan Kobain dan Monty Tiwa sebagai penulis skenario.

Kadiv Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan alasan mengapa mengangkat tema perdagangan manusia. Padahal tema ini jarang sekali diangkat ke layar lebar.

“Alasan mengapa mengangkat isu perdagangan manusia karena marak terjadi. Isu ini sudah jadi isu internasional bukan lagi nasional. Kami juga ingin menampilkan sisi lain, mengangkat sisi humanis dari seorang polisi,” terang Iqbal usai press screening di XXI Epicentrum, Selasa (29/10).

Instagram - Poster film 'Hanya Manusia'

Instagram – Poster film ‘Hanya Manusia’

Film yang akan tayang di bioskop 7 November mendatang ini dibintangi sederet aktris dan aktor kenamaan. Mereka adalah Prisia Nasution, Yama Carlos, Lian Firman, Tegar Satrya, Verdi Solaiman, Shenkna Cinnamon, Soleh Soleh Solihun, Fuad Idris, Nagra Kautsar, Windy Apsari, Egi Fedly, Sakilla Hanif Annisa dan Billy Kausha.

Berdurasi selama 90 menit, film ini menceritakan tentang seorang perwira muda bernama Annisa (Prisia Nasution), yang tergabung dalam satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara dibawah pimpinan Kompol Angga (Yama Carlos).

Bersama Iptu Aryo (Lian Firman), Annisa ditugaskan mengusut sebuah kasus penculikan. Konflik dalam film Hanya Manusia ini bermula ketika Dinda (Shenina Cinnamon), adik perempuan Annisa jadi korban penculikan dalam kasus yang sama.

Instagram - Salah satu adegan film 'Hanya Manusia"

Instagram – Salah satu adegan film ‘Hanya Manusia”

Ternyata, kasus penculikan tersebut menjadi bagian dari aksi kejahatan sebuah sindikat human trafficking (perdagangan manusia).

Banyaknya korban dalam kasus penculikan membuat Annisa mengalami tekanan hingga mencapai batas maksimal seorang manusia. Bagaimana Annisa dapat menjalankan tugasnya sebagai seorang abdi negara dan sebagai seorang kakak? Tonton 7 November mendatang ya. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top