Ada Sandal Gratis bagi Jemaah Haji Indonesia

Penulis -

Senin, 15 Juli 2019 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mekkah, Prokabar — Petugas kesehatan haji beberapa kali menemukan jemaah haji yang tidak mengenakan alas kaki ketika tengah beraktivitas keluar pondokan (misal ke Masjid Nabawi) terutama usai sholat dan ingin kembali ke hotelnya.

dr. Linda Sunarsih, Koordinator Tim Promotif Preventif (TPP) 2019 melalui keterangan resmi yang diterima Senin (15/7) mengatakan alas kaki seperti sandal atau sepatu berguna untuk menjaga kaki dari panasnya jalanan atau lantai pelataran Masjid Nabawi.

“Tanpa disadari, kelalaian ini dapat berakibat kakinya bisa melepuh dan luka. Jika kondisinya parah, perlu perawatan serius maka jemaah tidak dapat berjalan normal untuk beberapa hari. Akibatnya menyulitkan jemaah sendiri dalam beribadah haji dan sangat beresiko,” kata dr. Linda.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

TPP dalam menjalankan tugasnya dibekali dengan perlengkapan alat pelindung diri (APD) seperti masker, semprotan dan sandal. Khusus sandal, juga dititipkan ke Tim Gerak Cepat (TGC). APD ini akan diberikan secara selektif kepada jemaah ketika ditemukan mereka tidak menggunakan APD dengan lengkap.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Tatkala dijumpai jemaah yang tidak memakai masker maka akan diingatkan untuk mengenakan atau diberikan masker. Apabila berpapasan dengan jemaah yang kehilangan sandalnya, maka TPP atau TGC segera memberikannya.

“Gratis tanpa dipungut biaya, semua disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk jemaah haji Indonesia yang membutuhkan. Ini merupakam komitmen Kemenkes dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji,” Eka Jusup Singka Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes.

Melihat kasus kehilangan sandal ini masih kerap terjadi, maka jemaah haji diimbau untuk:

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

1. Pakai selalu alas kaki (sepatu/sandal), terutama saat keluar pondokan.

2. Bawa tas kecil/kantong kresek untuk menyimpan alas kaki.

3. Letakkan alas kaki di tempat penitipan dan ingat nomor raknya. Bawa dan letakkan di dekat posisi kita sholat.

4. Bawa sendiri alas kaki dan jangan titipkan pada teman atau keluarga.

5. Gunakan sandal jenis selop ketimbang sandal jepit agar tidak terjadi iritasi pada kaki. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB