Trending | News | Daerah | Covid-19

Lifestyle

Ada Kenaikan Hasil Donasi 700 Persen, Dompet Dhuafa Sebut Kaum Milenial Ikut Berpartisipasi

Foto Beb - Dompet Dhuafa dan Nobu Bank jalani kerjasama meluncurkan QRIS Zakat
Dibaca : 169

Jakarta, Prokabar — Kabar menggembirakan datang dari lembaga amil zakat masyarakat, Dompet Dhuafa. Memasuki perjalanan ke 27 tahun, Dompet Dhuafa menargetkan Rp 450 milyar untuk dana bantuan di bidang sosial, kesehatan, ekonomi, bencana dan CSR.

“Tahun ini kami menargetkan pemasukan dana untuk kaum dhuafa mencapai 450 milyar. Artinya ada kenaikan 30 persen dengan donasi melalui layanan digital dan non digital,” ucap Imam Rulyawan, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa saat peluncuran QRIS zakat di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (9/3).

Menurut Imam saat laporan transparansi penyaluran dana bantuan, terjadi kenaikan yang cukup tinggi. “Ada kenaikan yang cukup besar dari layanan donasi Dompet Dhuafa. Ternyata datang dari kaum milenial, Alhamdulillah,” sebut Imam.

Seperti salah satunya layanan zakat jelang Ramadan ini, Imam menyebut perolehan dari donatur sebanyak Rp 1,8 miliar. Ditambah lagi dengan adanya layanan QRIS bekerjasama dengan Bank Nobu, Imam berharap ada kenanikan yang cukup maksimal.

“Tahun ini kita punya target 10 hingga 15 miliar rupiah. Karena donatur tak perlu lagi datang ke ATM, Bank atau ke tempat kami. Cukup dengan sentuhan jari melalui QRIS, donasi akan segera kami terima dan tentunya segera disalurkan.

Pengelolaan dana bantuan bagi kaum dhuafa, Imam menerapkan sistem 6 ‘at’. Yakni Cepat, Tepat (sasaran), Cermat, Hemat, Bermanfaat dan Bermartabat.

“Semua dana donasi yang terkumpul kita kelola dengan cepat dan tepat sasaran. Tidak hanya kaum dhuafa yang di Indonesia saja, kita juga merangkul kaum dhuafa di luar negeri,” bebernya.

Di akhir perbincangan, Imam menyebut Dompet Dhuafa tetap akan menjalani misi mengentaskan kemiskinannya. “Dompet Dhuafa masih bisa berdiri hingga sekarang karena adanya kaum dhuafa. Semoga apa yang kita harapkan bisa terwujud,” harap Imam menutup perbincangan. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top