Padang, Prokabar – Terpilih secara aklamasi, Yusra berhak mengemban amanah menjadi ketua KONI kota Padang Peruode 2021 hingga 2025 mendatang,
Di tengah polemik pemilihan Pelaksana tugas (Plt) KONI Padang yang dituding ilegal, tetap saja tak menghentikan terselenggaranya Musyarawah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Padang.
Pasalnya, momen pemilihan ketua KONI Padang defenitif itu tetap terlaksana, Sabtu (4/9) di ballroom Hotel Imelda Padang.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Caketum KONI Padang Hendra Dupa meyakini kepada anggota KONI Padang bahwa pengangkatan Plt otoritas olahraga di Padang ini telah melalui mekanisme dan memenuhi AD/ART.
Secara keseluruhan, dalam pemilihan tidak ada rintangan berarti, suasana Musorkotlub berjalan kondusif. Syarat pemilihan minimal 2/3 dari pemilik suara pun tercukupi.
Dari 52 Pengcab Cabor sebagai pemilik suara yang sah, Musorkotlub dihadiri oleh 38 Pengcab. Secara aturan, jumlah itu sudah cukup, lantaran dengan hanya dihadiri oleh 32 Pengcab Cabor saja Musorkotlub sudah memenuhi kuorum.
Jelang pemilihan, tercatat dua nama menyerahkan blangko pendaftaran berikut bukti dukungan. Namun, tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) memutuskan hanya satu calon saja yang memenuhi persyaratan pencalonan.
Dua nama yang mencalonkan diri tersebut adalah Yusra MS yang mendapat dukungan sah sebanyak 29 Pengcab Cabor (60,4 persen) dan Dt Harris Hidayat dengan dukungan sah 12 Pengcab Cabor (25 persen).
Tim TTP yang juga Waketum II KONI Padang Darmalis mengatakan, awalnya Yusra MS menyerahkan 34 dukungan Pengcab, namun dari hasil verifikasi, hanya 29 Pengcab yang sah. Sementara Dt Harris Hidayat menyerahkan 34 bukti dukungan, namun hanya 12 dukungan Pengcab Cabor yang dinyatakan sah.
Dengan kondisi real tersebut, otomatis Yusra MS dinyatakan terpilih secara aklamasi dan bakal memimpin KONI Padang periode 2021-2025.
Usai pemilihan, Yusra mengatakan dirinya akan bergerak cepat dalam menyusun kepengurusan. Ia menjanjikan dalam kurun waktu maksimal 10 hari, pengurus KONI Padang masa bakti empat tahun ke depan akan terbentuk.
Mantan pecatur dan wasit catur nasional ini menambahkan, dalam waktu dekat dirinya akan melakukan konsolidasi dengan seluruh Pengcab Cabor dalam misi sama-sama membesarkan organisasi.
Yusra juga menambahkan, kedepan kepengurusan KONI kota Padangakan bekerja dengan semua pihak. Tidak hanya pemerintah, BUMN/BUMD namun juga stakeholder terkait seperti pihak swasta dalam membangun olahraga Kota Padang,
Ia mengkalim, target terdekat nantinya adalah menggelar Pekan Olahraga Kota (Porkota) Padang tahun ini sebagai pengganti Porprov Sumbar yang kemungkinan tidak terlaksana pada 2021, Target lain, mencetak atlet Kota Padang agar bisa memperkuat Indonesia di beberapa kejuaraan serta memberikan pelatihan kepada pelatih dan wasit. (Fic)
















