Machudum’s Dan PSG Targetkan Bertahan Di Puncak Klasemen Liga Askot

Penulis -

Sabtu, 19 Juni 2021 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Hingga empat kali laga, PS Machudum’s masih bertahan di Puncak Klasemen.

Dari empat kali bertanding, anak asuh feriyona ini mampu menang tiga kali dan sekali seri, sehingga mengoleksi sepuluh poin.

PS Machudum’s memimpin klasemen Grup B, dikarenakan mampu memasukkan gol lebih banyak, yakni 10 gol dan kemasukan tiga gol.

Menempel di urutan kedua Kompak FC yang juga mengantongi sepuluh poin serta selisih gol tujuh, hasil tiga kali menang dan sekali seri.

Selanjutnya adalah Putra Bahari dengan sembilan poin, hasil tiga kali menang dan sekali kalah.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dan posisi keempat ditempati oleh PS Fkan Pauh IX Kuranji dengan nilai delapan, hasil dua kali menang dan dua kali seri.

Meski memimpin klasemen, Feriyona menyebut anak asuhnya diminta fokus untuk tidak menganggap remeh lawan. Apalagi diakuinya, grafik permainan terus meningkat pada tim tim peserta liga askot PSSI Padang.

Pada akhir pekan ini, PS Machudum’s menargetkan kemenangan atas tim Padang Putra Remaja.

Kekompakan para pemain PS Padang Putra Remaja yang mampu beradaptasi dengan iklim kompetisi yang terus meningkat, disebut feri akan jadi batu sandungan tersendiri bagi PS Machudum’s.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kami cukup mewaspadai Padang Putra Remaja, yang grafik permainannya cukup bagus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Anak anak pun coba sekuat tenaga untuk mempertahankan posisi pimpinan klasemen ini,” tukas Pelatih muda ini.

Terpisah PSG pemuncak Grup A Liga Askot PSSI Padang akan menghadapi tim kuat Gempar Pasar Raya akhir pekan ini. Kemenangan jadi target, usai seri melawan “saudara” mereka Taruna Khage pekan lalu.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

“Kami berharap para pemain lebih lengkap lagi, sehingga nantinya pola permainan yang telah direncanakan dapat berjalan,” sebut Hayatul Ikhlas manajer PS Gadut.

PS Gadut mengantongi nilai sepuluh hasil tiga kali menang dan sekali seri.

Menguntit dibelakangnya, PS Cahaya Motor, PS Gempar dan PS Navigasi dengan nilai, sama sama tujuh, dari empat kali bertanding. Ketiga tim juga terancam tergeser, oleh Janse FC, yang mengantongi nilai enam, hasil dua kali menang dari dua kali bertanding. (Adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB