Ketua LDII : Pemerintah Perlu Gandeng Ormas Islam Cegah Covid-19

Penulis -

Selasa, 22 September 2020 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Saat negara-negara lain mulai membuka perbatasannya, untuk memutar ekonomi terutama berkaitan dengan bisnis dan pariwisata hal ini berbanding terbalik dengan Indonesia.

Pada awal September, 59 negara menolak kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI). Malahan saat Singapura membuka perbatasannya untuk warga Thailand, Malaysia, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja. Namun belum memasukkan Indonesia dalam daftar tersebut.

Penjabat Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menilai penolakan negara lain ini menunjukkan, upaya mencegah penyebaran Covid-19 ini masih panjang.

“Negara-negara lain, belum menerima kunjungan WNI menunjukkan kepercayaan terhadap negeri kita dalam mencegah penyebaran Covid-19 masih rendah,” ujar Pj Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, Selasa (22/9).

Menurutnya tanggung jawab mencegah penyebaran Covid-19, bukan hanya tugas pemerintah saja tapi segenap elemen rakyat Indonesia. Hanya saja, untuk menggerakkan masyarakat berperan aktif dalam mencegah penyebaran Covid-19, belum sepenuhnya berjalan.

“Komunikasi antara pemerintah dan masyarakat masih searah. Di lain sisi, media massa melalui pemberitaannya menciptakan ketakutan tersendiri. Akibatnya, masyarakat bereaksi negatif dan hanya sibuk melindungi diri sendiri, namun kesadaran untuk mengajak orang lain masih rendah,” ujar Chriswanto.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Inilah fungsi strategis, pemerintah menggandeng ormas Islam, dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

Menurut Chriswanto, pemerintah perlu melakukan konsolidasi dengan ormas keagamaan, terutama ormas Islam, karena mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam.

“Bagi umat Islam, para kyai dan pengurus ormas Islam adalah opinion leader, yang memungkinkan segala bentuk program pemerintah disosialisasikan oleh mereka,” papar Chriswanto.

Umat Islam di Indonesia, yang menghimpun dalam ormas-ormas Islam, memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan para ulama, atau para kyai. Dari ijma’ atau nasehat-nasehat mereka di pesantren, masjid, hingga majelis taklim tingkat RT/RW, umat Islam bisa mendapat pemahaman yang utuh mengenai mencegah Covid-19 tanpa ketakutan yang berlebihan.

Alasan lainnya, menurut Chriswanto, para ulama dan kyai dari berbagai pondok pesantren klasik di Indonesia dengan kajian fiqihnya, sangat memahami bagaimana karantina dilakukan dan mengatasi problem sosial kemasyarakatan akibat wabah.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Para ulama tak hanya memahami prinsip-prinsip karantina dalam la dharara wala dhirar; ‘tidak boleh berbuat mudarat dan hal yang menimbulkan mudarat’, mereka juga belajar dari sejarah bagaimana Rasulullah dan para khalifah menangani efek sosial ekonomi saat terjadi wabah,” imbuh Chriswanto Santoso.

Menurut Chriswanto, DPP LDII pada 10 Agustus lalu, menggelar webinar bertema “Menjadi Pesantren Sehat pada Era Pandemi”, merupakan langkah untuk memahami Covid-19 dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU), hingga pakar wabah, untuk memahami wabah. Pengetahuan dan informasi tersebut lalu digetoktularkan ke pengurus LDII di tingkat provinsi hingga kelurahan.

“Informasi tersebut kemudian disebarkan hingga tingkat majelis taklim, agar setiap keluarga dalam lingkungan LDII bisa menerapkan protokol kesehatan,” ujar Chriswanto.

Chriswanto Santoso menegaskan, rantai edukasi dari pemerintah mengenai Covid-19 juga bisa diterapkan dengan menggandeng PBNU, PP Muhammadiyah, dan ormas-ormas Islam lainnya. Sehingga “perang” melawan Covid-19 ini, bisa dimenangi pemerintah dan rakyat Indonesia. Sebagai kemenangan bersama.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sementara itu Ketua DPW LDII Sumatera Barat M Ari Sultoni terus mengajak masyarakat Sumatera Barat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

“Mulai imbauan secara langsung hingga dalam bentuk spanduk di lokasi kegiatan kita pasang agar disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Ia mengatakan berbagai instruksi sudah diturunkan sejak awal pandemi mulai Instruksi DPP LDII, maklumat Kapolri, Inpres, Peraturan Gubernur Sumbar hingga Perda Adaptasi Kebiasan Baru yang telah disepakati DPRD dengan Pemprov Sumbar yang tengah diproses di Kemendagri.

“Kita selalu mengajak warga LDII agar disiplin mengikuti aturan dari pemerintah dan berperan aktif dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan mulai menggunakan masker, jaga jarak sosial dan membudayakan mencuci tangan,” kata dia.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB