Pers Indonesia Berduka

Penulis -

Rabu, 9 September 2020 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh : ???? ????? ?????

KABAR DUKA menyebar cepat melalui berbagai ??ℎ?????? ?????. Tokoh besar dunia pers Indonesia, Bapak Jakob Oetama, Rabu (9/9/20) siang, wafat di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta. Pak JO — begitu biasa kami sapa — wafat dalam usia 88 tahun. Pendiri Harian Kompas dan Gramedia ini dilahirkan di Borobudur, Magelang, 27 September 1931.

Pak JO tokoh yang santun dan tidak membedakan senior dengan junior. Saya sangat terkesan dan menghormati Pak JO. Beberapa tahun lalu — semasa Pak JO masih sering hadir dalam berbagai acara — saya sering bertemu. Dalam setiap pertemuan, Pak JO yang lebih dahulu menyapa dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Daya ingat Pak JO juga sangat kuat. Dalam suatu pertemuan, sudah lama sekali, Pak JO dengan suaranya yang lembut, menyapa saya lebih dahulu. “Asro sudah di TVOne sekarang, saya sering lihat,” ujarnya ramah. Saya jawab, masih di LKBN Antara Pak, sedangkan di TVOne terkadang sebagai narasumber acara Minggu Pagi.

Karakter Pak JO — yang ramah, santun, dan sangat menghormati setiap orang — itu, menular pada wartawan dan karyawan Kompas. Setiap bertemu dengan pemimpin di redaksi Kompas, di antaranya Suryo Pratomo, Rikard Bagun, Budiman Tanurejo, Ninuk Mardiana Pambudi, Rosiana Silalahi (KompasTV), juga Tri Agung Kristanto, dan Mohammad Bakir, mereka santun dan menghormati setiap orang, seperti Pak JO.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Pak Jakob Oetama awalnya seorang guru, yang kemudian meniti karier sebagai wartawan Mingguan Penabur pada 1956. Dari sini, Pak Jakob bersama PK Ojong, mendirikan majalah Intisari (1963). Ketertarikan Pak Jakob terhadap penerbitan pers, berlanjut dua tahun kemudian dengan mendirikan Harian Kompas bersama PK Ojong.

Di Kompas, awalnya pak Jakob dan Pak PK Ojong berbagi tugas. Pak Jakob membidangi ediorial, sedangkan PK Ojong membidangi bisnis. Namun situasi berubah ketika PK Ojong meninggal pada 31 Mei 1980. Pak Jakob harus pula menangani bidang bisnis.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Di bawah kendali Pak Jakob, Kompas — yang kemudian menjadi Kompas Gramedia group — semakin besar. Ana-anak perusahaan tumbuh pesat, di antaranya media massa, toko buku, percetakan, radio, hotel, lembaga pendidikan, event organizer, stasiun TV hingga universitas.

Di PWI Pusat, Pak Jakob — yang selalu mendukung PWI — sebagai Pembina Pengurus Pusat.

Selamat jalan Pak Jakob, keteladanan Bapak jadi contoh bagi kami yang lebih muda. Kami kehilangan Bapak …

Jakarta, 9 September 2020

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB