Kecamatan Lengayang Kembangkan Pertanian Organik

Penulis -

Rabu, 3 Juni 2020 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Pesisir Selatan, Nuzirwan  melakukan kunjungan ke Pusat Informasi Pertanian Organik di Lakitan, Kecamatan Lengayang, kemarin.

Pada kesempatan itu, ia melakukan penanaman pertama jeruk varietas Gunung Omeh Payakumbuh, penanaman cabe anti virus dan memanen peria (pare) organik.

Seluruh komoditi pertanian tersebut dikelola secara organik mulai  dari pemupukan, pengendalian hama dan penyakit.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

“Ya, teknologi Ini akan terus dibudidayakan, karena budidaya organik lebih higienis untuk dikonsumsi,” ujarnya dilansir dari Mc Pessel, Rabu (3/6).

Menurutnya, pola pertanian organik mesti selalu dikembangkan pada tingkat petani untuk peningkatan hasil produksi pertanian di masa mendatang.

“Pola pertanian organik selain mampu meningkatkan hasil produksi pertanian juga ramah lingkungan. Ke depan, pola ini mesti terus dikembangkan. Saatnya kita melakukan alih teknologi dengan penerapan pola pertanian organik,” imbuhnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dikatakannya, pertanian organik adalah sistem budidaya tanaman pertanian menggunakan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. Sistem ini mulai dilirik seiring dengan meningkatnya tren hidup sehat.

Saat ini, menurutnya, banyak pelaku pertanian organik bermunculan seiring dengan pasar yang semakin terbuka.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Tidak hanya karena bernilai ekonomis tinggi, pertanian organik penting untuk perbaikan ekosistem pertanian yang kian rusak terpapar bahan sintetik atau kimiawi seperti pestisida.

“Mengingat pertimbangan kondisi di atas, saatnya, kita beralih ke pertanian organik. Untuk itu saya ucapkan terima kasih dengan adanya Pusat Informasi Pertanian Organik di Kabupaten Pesisir Selatan yang berpusat di Lakitan, Kecamatan Lengayang,” tambahnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB