Dari Ajang Pencarian Bakat, Yofi Amilias Rilis Single ‘Hati Dalam Asmara’

Penulis -

Rabu, 4 Maret 2020 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Musik dangdut kini semakin digemari mulai dari orang dewasa, remaja hingga anak-anak. Bahkan genre musik ini mulai diminati di luar Indonesia.

Ajang pencarian bakat menyanyi dangdut pun melahirkan banyak penyanyi baru yang mewarnai musik dangdut Indonesia. Salah satunya adalah Yofi Amilas, juara Runner Up KDI 5 di tahun 2008.

Wanita asal Bengkulu kelahiran 20 Mei 1989 ini menyukai dunia tarik suara sejak kecil. Lahir ditengah keluarga yang suka musik, Yofi Amilas sering diajak menyanyi oleh sang ayah yang memiliki grup orkes musik yang tampil dari satu panggung ke panggung lainnya.

Yofi Amilas di kota kelahirannya pun sudah cukup dikenal. Berbagai perlombaan menyanyi pun pernah dilalui Yofi, hingga mencoba peruntungannya di panggung KDI (Kontes Dangdut Indonesia) yang ditayangkan salah satu stasiun TV swasta.

“Saat ikut KDI itu juga sebuah perjuangan yang panjang yah buat aku. Pertama aku ikut di KDI 2 tapi enggak lolos, hanya sampe 50 besar. Di KDI 3 aku ikut lagi dan tidak lolos sama sekali. Lalu aku ikut lagi di KDI 5, Alhamdulillah lolos sampe ke Jakarta dan aku bisa sampai ke juara Runner-Up 1,” ucap Yofi.

Di tahun 2012, Yofi sudah pernah merilis single pertama karya ciptanya sendiri yang berjudul “Perih Relung Ini”. Setelah itu, Yofi sempat vakum dari dunia menyanyi selama 5 tahun. Kemudian di tahun 2019, Yofi kembali bernyanyi dan bergabung dibawah naungan label Justsquare Music dan merilis single terbarunya yang kembali diciptakan sendiri oleh Yofi, yang berjudul “Hati Dalam Asmara”.

“Lagu ini bercerita tentang perasaan yang terpendam, tentang rasa diam-diam suka terhadap seseorang dan ternyata dia juga memiliki perasaan yang sama. Dan ini adalah kisah nyata dari kehidupanku. Seolah aku bercerita kepada dia bahwa ini loh perasaanku. Untuk mendapatkan kamu itu, banyak yang aku lakukan dan semuanya aku tuangkan di lagu ini,” jelas Yofi.

Kepiawaian Yofi Amilas dalam menulis lagu, rupanya sudah dimulainya sejak tahun 2007 saat dirinya tergabung dalam sebuah band bersama teman-temannya.

Berbagai inspirasi didapatnya dalam menciptakan lagu, baik dari pengalaman pribadi ataupun dari cerita temannya.

“Aku buat lagu biasanya dari cerita diri sendiri atau orang-orang di sekitar saya. Atau misalnya lagi senang akan sesuatu atau sedang senang berada dalam suatu suasana, biasanya itu jadi inspirasi saya untuk menulis lagu. Proses bikin lagunya juga macam-macam, kadang ada yang bisa jadi hari ini juga atau ada yang berhari-hari. Tapi biasanya aku enggak lama-lama sih kalo bikin lagu”, ujar Yofi.

Yofi yang juga mahir bermain keyboard ini, mengaku banyak terinspirasi oleh lagu-lagu dangdut klasik dan lagu India.

“Aku tuh suka lagu-lagu jadul yah. Inspirasi ku lebih banyak kepada lagu-lagu di tahun 80-an, lagu-lagu Hindustan/India atau Arabian. Aku kalo bikin lagu biasanya memang inspirasinya kesana karena aku suka banget lagu-lagu India,” tutur Yofi tentang inspirasi bermusiknya.

Untuk proses pembuatan lagu Hati Dalam Asmara ini, Yofi harus melewati proses yang tidak sebentar. Walaupun Yofi menciptakan lagu ini hanya dalam waktu 1 hari, tapi rupanya cukup memakan waktu di proses rekamannya.

“Setelah aku buat liriknya, aku di bantu Mas Anton Gholock yang buat musiknya. Yang cukup memakan waktu itu di proses mixing dan recording karena sempat berulang-ulang. Kesulitan lainnya mungkin pada mood menyanyikan lagu ini,” bebernya.

“Sebenarnya ini lagu enggak sedih tapi romantis. Karena kalo dengar awal lagunya kesannya lagu ini sedih banget, aku harus merubah suasana lagu ini dari mellow ke suasana yang lebih romantis. Agak sedikit sulit karena feel-nya tuh susah banget, tapi setelah aku dengarkan beberapa saat dan setelah ditambahkan instrumen suling dan lain-lain. Akhirnya aku bisa membawakan dengan penjiwaan yang tepat, karena lagu ini kan memang sebenarnya bukan tentang kesedihan melainkan tentang perasaan bahagia,” ucap Yofi. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’
‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters
Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 
Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”
Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’
Gelaran Konser ‘GIGINFINITY’, 30 Tahun GIGI Berkarya
Tercatat Jadi Alumni ‘Serdadoe 88’, Lady Rocker Tia Veres Mengaku Teringat Masa Masa Indah di Sekolah
Bawakan Lagu ‘Teman Rasa Pacar’, Lyia Jadi Trending di Youtube

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:59 WIB

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’

Minggu, 15 Juni 2025 - 20:01 WIB

‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:47 WIB

Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 

Kamis, 13 Maret 2025 - 21:22 WIB

Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”

Kamis, 12 September 2024 - 15:51 WIB

Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB