Waspada, Ini Modus Kejahatan di ATM Bank Nagari

Penulis -

Selasa, 18 Februari 2020 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Head Group Marketing Bank Nagari Mona Kardinal mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada saat bertransaksi di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Dia mengatakan, ada ATM Bank Nagari kadang kala kosong saat nasabah hendak bertransaksi karena adanya proses perbaikan akibat dibajak oleh orang yang tidak bertanggungjawab yang berniat menipu nasabah.

Menurutnya Mona, beberapa mesin ATM yang kosong tersebut bukan sengaja dibiarkan namun karena sedang dalam proses perbaikan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurut dia ada modus kejahatan di mesin ATM dengan memasukkan lidi ke tempat memasukkan kartu. Kemudian ditemukan modus baru dengan memberi lem pada keypad ATM sehingga ATM tidak bisa berfungsi dan harus dilakukan perbaikan dulu.

Ia mengatakan cara penjahat beraksi dengan memasukkan lidi atau bambu kecil ke dalam mesin ATM sehingga kartu nasabah tersangkut di dalam mesin tersebut. Sementara dengan memberi lem pada keypad ATM sehingga tombol tidak bisa berfungsi.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Penjahat menempelkan call center palsu pada mesin ATM tersebut kemudian saat nasabah panik maka akan menelpon call center palsu tersebut. Berpura-pura menjadi petugas, mereka akan meminta nomor pin si nasabah tersebut.

Ia menyebutkan mesin yang rusak akibat dibajak penjahat memerlukan perbaikan hingga dua minggu karena alatnya didatangkan dari Jakarta.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia menambahkaan ATM Bank Nagari memiliki tanda warning saat uangnya akan kosong. “Mesin ATM Bank Nagari apabila isinya telah di batas lima juta maka akan ada warning ke petugas ATM agar segera mengisi ATM tersebut,” katanya.

Agar terhindar dari penipuan, ia mengingatkan nasabah perlu diperiksa keypad ATM tersebut apakah berfungsi atau tidaknya sebelum melakukan transaksi.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB