Harus Digotong 10 Marinir, Rano Karno Ungkap Sulitnya Evakuasi Mak Nyak

Penulis -

Selasa, 7 Januari 2020 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Rano Karno mengungkapkan betapa sulitnya proses evakuasi Aminah Cendrakasih atau Mak Nyak saat banjir menerjang rumahnya beberapa hari lalu.

Anggota DPR itu mengatakan proses evakuasi Mak Nyak melibatkan tim BPBD dan pasukan Marinir yang harus menerjang banjir yang telah menggenang rumah pemeran ibu Si Doel tersebut.

“Saya denger 10 orang Marinir menggotong, semua nyelem, Mak Nyak di atas kepalanya karena mohon maaf, beliau lumpuh, beliau buta, agak sensitif kakinya, saya enggak kebayang bagaimana situasinya waktu evakuasi,” kata Rano Karno saat berbincang di Pondok Aren, Tangerang, Senin (6/1).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Beruntung, menurut Rano, proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala hingga Mak Nyak berhasil dievakuasi ke tempat yang jauh lebih aman.

“Saya juga mengucapkan terima kasih pada keluarga besar Marinir yang ikut membantu sehingga Mak Nyak sekitar jam 1 pagi bisa dikeluarkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Rano Karno mengaku pertama kali tahu kabar rumah Mak Nyak terendam banjir ketika sedang berada di Bandung untuk merayakan pergantian tahun dari 2019 ke 2020.

“Saya jujur lagi di Bandung. Tapi sebelum ke Bandung saya izin ke Mak Nyak. Jadi waktu tahun baruan di Bandung, saya dapat telepon,” ujarnya.

Pemeran Si Doel itu mendapat telepon dari anak perempuan Mak Nyak yang mengabarkan ibunya telah dipindahkan ke lantai dua rumah.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Putrinya bilang Mak Nyak kite evakuasi ke lantai dua. Udah apal nih kita karena 2007 Mak Nyak juga pernah kami evakuasi dari genteng di lantai 2,” kataRano Karno.

“Begitu putrinya WA, saya tahu dia perlu bantuan. Mak Nyak ini rumahnya di pinggir Kali Angke. Kali Angke ini luar biasa, walau sudah diturap, tetap melimpah airnya,” tuturnya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB