Empat Wilayah Ini Berstatus Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Februari

Penulis -

Sabtu, 4 Januari 2020 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis  masih ada potensi cuaca ekstrem hingga pertengahan Februari 2020.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menginformasikan prakiraan cuaca terbaru dalam dua pekan mendatang yang harus diwaspadai. Sebab menurutnya aliran udara basah dari Timur Afrika diperkirakan menuju wilayah Indonesia dan dapat mengakibatkan potensi hujan ekstrem pada 10-15 Januari.

Selanjutnya, pergerakan aliran udara basah juga masih akan berlanjut pada Januari akhir hingga pertengahan Februari 2020.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Aliran udara basah masuk ke Indonesia diperkirakan pada 10-15 Februari 2020, dan siklus berulang pada akhir Januari hingga pertengahan Februari 2020,” katanya.

Adapun sejumlah wilayah di Indonesia yang diprediksi akan terdampak hujan dengan intensitas tinggi hingga ekstrem tersebut di antaranya :
1. Wilayah Sumatera bagian tengah,
2. Jawa,
3. Kalimantan bagian selatan,
4. Sulawesi bagian selatan hingga tenggara.

Atas kondisi tersebut, Dwikorita mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan segala sesuatu sebagai antisipasi kemungkinan bencana yang dapat berpotensi terjadi.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Disamping itu, BMKG juga menginformasikan peringatan dini potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Jabodetabek.

Beberapa lokasi di Jabodetabek yang mendapat peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, di antaranya Tenjo, Jasinga, Tigaraksa, Cisoka, Cikupa, Curug, Legok, Sukmajaya dan sekitarnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Selain wilayah tersebut di atas, kondisi demikian juga dapat meluas ke wilayah Balaraja, Pasarkemis, Tangerang, Ciledug, Pesanggrahan, Kebayoran Lama, Cilandak, Pasar Minggu, Jaga Karsa, Pasar Rebo, Ciracas, Cipayung.

Kemudian berlanjut ke wilayah Cimanggis, Beji, Pancoranmas, Limo, Pamulang, Ciputat, Pondok Aren, Serpong, Parungpanjang, Rumpin, Gunung Sindur, Sawangan, Bojonggede, Cibinong, Parung, Cigudeg, Kebayoran Baru, Mampang Prapatan, Pancoran, Kramat Jati, Makasar, Jati Uwung, Cipondoh, dan sekitarnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB