MAGELANG, Prokabar – PSIS Semarang dipastikan bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Mahesa Jenar menang telak 5-1 atas Arema FC Malang dalam laga lanjutan Liga 1 2019, Minggu.
Lima gol PSIS dihasilkan lewat sepakan kaki Hari Nur Yulianto menit ke-10, Septian David Maulana menit 40 dan 54, Bruno Silva di menit 62, Komarodin pada menit 91. Sementara, gol balasan Arema dilesakkan Rivaldi Bauwo di menit 49.
Raihan tiga poin itu mendongkrak peringkat PSIS naik di posisi 11 klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 40 poin. Dengan angka tersebut, PSIS sudah dipastikan aman dari jeratan zona degradasi. Skuad Mahesa Jenar masih menyisakan tiga laga yang semuanya laga kandang, yaitu versus Semen Padang, Madura United, dan Bhayangkara FC.
Kapten tim PSIS, Wallace Costa Alves mengaku puas atas kemenangan timnya kontra Arema. “Pertandingan hari ini sangat baik. Kami bermain fokus di lapangan. Minggu ini manajemen berpesan kepada kami, laga (lawan Arema) ini layaknya final. Sehingga jangan sampai kami degradasi ke Liga 2. Hari ini kami sudah menutup jalan ke Liga 2,” kata Wallace, dikutip sindonews
Bertahannya PSIS, bagi Semen Padang sebagai lawan berikutnya dalam laga yang digelar Jumat (13/12) di Stadion Mochamad Soebroto Magelang, adalah kabar baik sekaligus kabar buruk.
Kabar baiknya, tentunya Semen Padang berharap PSIS tak lagi tampil ngotot, sehingga bisa meraih kemenangan. Kabar buruknya, persaingan untuk keluar dari zona degradasi semakin sengit antara tim-tim belum aman.
Semen Padang saat ini masih berada di peringkat 17, dengan 31 angka. Menyisakan tiga laga, Kabau Sirah harus menyabet kemenangan di tiga laga itu, untuk mencapai nilai 40 yang diprediksikan jadi titik aman. Sekali saja imbang, apalagi kalah maka Semen Padang sudah bisa menyatakan selamat tinggal Liga 1.(mht)
















