Jakarta, Prokabar — Diperlukan sinergi semua pihak mulai dari Pemerintah Pusat, Pemda, BUMN dan mitra swasta. Baik yang bergerak di bidang konstruksi maupun pembiayaan untuk mencapai target pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutan peringatan Hari Bakti (Harbak) PU ke-74.
Sebagai wujud apresiasi atas kolaborasi seluruh pemangku kepentingan terkait yang telah berjalan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan penghargaan kepada seluruh mitra kerja PUPR.
Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat Upacara Harbak PU ke-74 di Lapangan Sapta Taruna, Kementerian PUPR, Jakarta.
“Keterlibatan Kepolisian, Kejaksaan, mitra kerja dan pihak lainnya selama ini turut membantu pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Ini merupakan sinergi yang harus terus dilanjutkan dan ini bisa kita bina terus ke depan untuk membantu pelaksanaan tugas Kementerian.
Penghargaan yang diberikan kepada pihak Kepolisian yakni terkait dukungan percepatan pembebasan lahan Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung untuk Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto dan Direktur Pengamanan Obyek Vital Polda Lampung, Kombes Prabowo Santoso.
Penghargaan juga diberikan atas keberhasilan mengungkap kejahatan bidang perumahan mafia apartemen fiktif kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto.
Selain itu penghargaan juga diberikan atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan terhadap pegawai Kementerian PUPR kepada Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi.
Penghargaan atas kolaborasi pembangunan infrastruktur juga diberikan kepada pihak Kejaksaan atas bantuan penyelesaian masalah hukum dan pendampingan percepatan pembangunan infrastruktur PUPR.
Penghargaan diberikan kepada Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMINTEL) Jan S. Maringka, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Raja Nafrizal, Kajati Sulawesi Selatan Firdaus Dewilmar, dan Kajati Sulawesi Utara Andi Muh Iqbal Arief. (beb)
















