Diduga Karena DBD, Dinkes Agam Selidiki Kematian Balita di Agam

Penulis -

Rabu, 9 Oktober 2019 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubukbasung, Prokabar – Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap lingkungan balita yang meninggal dunia diduga menderita demam berdarah dengue (DBD) pada Senin (7/10).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Agam, Bisman di Lubukbasung, Rabu, mengatakan tim berjumlah lima orang itu menyelidiki apakah jentik nyamuk di rumah pasein atas nama Ikhsan (5) di Lapau Panjang, Surau Kariang, Kecamatan Lubukbasung, Rabu (9/10).

“Tim melakukan penyelidilan apakah ada jentik nyamuk aedes aegypti di bak penampungan di rumah korban,” katanya.

Sampel jentik itu akan diperikasa di Laboratorium Dinkes Agam. Apabila ditemukan jentik nyamuk aedes aegypti, maka pemilik rumah diminta untuk pemberantasan sarang nyamuk dengan cara menguras bak penampungan, menimbun kaleng bekas, menutup bak penampungan dan lainnya.

Setelah itu Dinkes akan melakukan fogging atau pengasapan untuk membasmi nyamuk aedes aegypti dewasa.

“Pengasapan itu merupakan jalan terakhir untuk memberantas nyamuk tersebut dalam menghindari korban berikutnya,” katanya.

Ia menambahkan, proses penyelidikan lokasi sumber DBD itu untuk mendeteksi sumber penyebaran demam berdarah, sumber jentik nyamuk dan hal-hal khusus lain yang dikuatirkan masih ada di kawasan tersebut.

Selain di rumah korban, tim juga memeriksa seluruh lokasi yang ada di sekitar lokasi itu.

“Ini untuk memastikan penyebab korban meninggal dunia apakah akibat DBD,” katanya.

Ia menambahkan, Ikhsan neninggal dunia di RSUD Pariaman, Senin (7/10). Ikhsan dikebumikan di pandam pekuburan keluarga di Kampuang Sawah, Lubukbasung, Senin (7/10) siang.

Sebelumnya korban juga mendapatkan perawatan intensif di RSUD Lubukbasung semenjak Jumat (4/10).

“Dari rekam medis dokter spesialis anak RSUD Lubukbasung, kondisi korban sudah membaik,” katanya.

Jumlah kasus DBD di daerah itu selama Januari sampai 10 Oktober 2019 sebanyak 96 kasus. Sementara kasus DBD pada 2018 sebanyak 137 kasus. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete
Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk
Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia
Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri
Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita
XL Axiata dan Komunitas Jurnalis Gelar Donor Darah untuk Anak-Anak Penderita Kanker
XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Kabut Asap di Kalsel
Upaya Ade Rezki Pratama Tekan Angka Stunting di Limapuluh Kota 
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 Oktober 2024 - 10:17 WIB

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:19 WIB

Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:18 WIB

Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia

Rabu, 13 Desember 2023 - 22:50 WIB

Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri

Rabu, 29 November 2023 - 17:26 WIB

Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB